Bank Indonesia kejar pendapatan komisi dari penjualan ORI030

Bank Indonesia kejar pendapatan komisi dari penjualan ORI030
Pendapatan komisi ORI030 BI

Penawaran ORI030 pada 6-30 Juli 2026 memberi bank mitra distribusi ruang menambah pendapatan berbasis komisi di tengah risiko pengetatan likuiditas pasar. Obligasi negara ritel ini menawarkan kupon tetap 6,9% untuk tenor tiga tahun dan 7% untuk tenor enam tahun, dengan target penjualan Rp 20 triliun.

Sorotan

  • BCA membukukan penjualan ORI030 sebesar Rp 900 miliar pada hari pertama, dengan lebih dari 75% berasal dari pemesanan tenor tiga tahun.
  • BNI menargetkan penjualan ORI030 sebesar Rp 800 miliar dan menawarkan cashback hingga Rp 15 juta untuk pembelian dana baru dan reinvestasi.
  • Imbal hasil ORI030 menjadi yang tertinggi di antara SBN ritel tujuh tahun terakhir, mendorong minat dan mendukung pertumbuhan fee based income perbankan.

Penjualan awal dan target distribusi ORI030

KONTAN melaporkan, Bank Central Asia (BCA) mencatat penjualan ORI030 sebesar Rp 900 miliar pada hari pertama penawaran. EVP Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan lebih dari 75% total penjualan tersebut berasal dari pemesanan tenor tiga tahun, sejalan dengan pola penjualan SBN ritel di BCA selama ini.

Hera menyatakan peran sebagai mitra distribusi merupakan bagian dari kontribusi BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia juga mengatakan penjualan SBN ritel selama ini mendukung pemasukan BCA dari pendapatan berbasis komisi, meski tidak merinci nilainya, serta menilai ORI030 dapat menjadi solusi bagi nasabah yang mencari passive income bulanan.

Bank Negara Indonesia (BNI) juga menargetkan penjualan ORI030 sebesar Rp 800 miliar. SVP GM Wealth & Emerald Private Bank BNI Henny Eugenia mengatakan penjualan SBN ritel tidak hanya menambah fee based income, tetapi juga memperluas jangkauan layanan bank dan mendukung profitabilitas secara umum.

Dampak bagi bisnis wealth management perbankan

BNI menilai ORI030 berpotensi menarik minat besar karena imbal hasilnya menjadi yang tertinggi di antara SBN ritel lain dalam tujuh tahun terakhir. Menurut Henny, potensi itu juga didukung oleh jatuh tempo seri sebelumnya yang dapat mendorong reinvestasi investor.

Untuk memperkuat penawaran, BNI menyediakan program cashback pembelian ORI030 hingga Rp 15 juta bagi dana baru dan dana reinvestasi. Langkah itu menunjukkan penjualan SBN ritel semakin menjadi bagian dari strategi layanan investasi dan penguatan bisnis wealth management perbankan di Indonesia.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang respons pemerintah terhadap proyeksi lonjakan jumlah orang super kaya di Indonesia, kami membahas fokus kebijakan untuk menekan ketimpangan ekonomi melalui perbaikan koefisien gini. Kami juga mengulas perpanjangan bantuan pangan beras serta peningkatan pagu KUR Perumahan hingga Rp50 triliun sebagai upaya menjaga daya beli, memperkuat kelas menengah, dan memperluas akses pembiayaan sektor riil.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.