Jakarta Fair 2026 catat transaksi Rp 8,2 triliun dan 8,2 juta pengunjung

Jakarta Fair 2026 catat transaksi Rp 8,2 triliun dan 8,2 juta pengunjung
Jakarta Fair raih rekor

Penutupan Jakarta Fair 2026 menandai kenaikan jumlah pengunjung dan nilai belanja di ajang pameran tahunan terbesar Ibu Kota itu. Capaian hampir 8,2 juta pengunjung dan transaksi sekitar Rp 8,2 triliun menjadi sinyal daya tahan konsumsi Jakarta di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Sorotan

  • Jakarta Fair 2026 mencatat nilai transaksi Rp 8,2 triliun dengan pengunjung mencapai 8,2 juta orang, naik 12 persen dibandingkan tahun lalu.
  • Penyelenggaraan Jakarta Fair 2027 diproyeksikan lebih besar bertepatan peringatan 500 tahun Kota Jakarta, didukung pembangunan gedung baru JIExpo rampung Agustus.
  • Peningkatan transaksi dan pengunjung didorong partisipasi ribuan pelaku usaha berbagai skala yang menstimulasi perdagangan, ritel, konsumsi, dan investasi di Jakarta.

Capaian pameran dan rencana ekspansi 2027

Seperti dilaporkan Kompas.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno resmi menutup Jakarta Fair 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu malam, 12 Juli 2026. Penutupan berlangsung dengan pertunjukan kembang api dan dihadiri ribuan pengunjung, serta turut dihadiri Basuki Tjahaja Purnama dan Direktur Utama JIExpo yang juga Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya.

Dalam sambutannya, Rano menyatakan jumlah pengunjung hampir mencapai 8,2 juta orang, naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun lalu. Nilai transaksi selama penyelenggaraan juga menembus lebih dari Rp 8 triliun, atau sekitar Rp 8,2 triliun.

Ia berharap penyelenggaraan tahun depan berlangsung lebih besar karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, akan menyiapkan pembahasan khusus untuk menyambut Jakarta Fair 2027, sementara JIExpo disebut akan memiliki gedung baru yang diperkirakan rampung pada Agustus mendatang untuk mendukung agenda berskala nasional.

Dampak bagi perdagangan dan pelaku usaha

Menurut Rano, kenaikan pengunjung dan transaksi menunjukkan perekonomian Jakarta masih cukup kuat dalam situasi ekonomi saat ini. Ia menilai hasil tersebut ditopang partisipasi ribuan pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga merek nasional dan internasional, yang menawarkan berbagai produk dan potongan harga selama pameran berlangsung.

Siti Hartati Murdaya mengatakan Jakarta Fair 2026 mengusung tema pameran multiproduk, hiburan, dan pertemuan bisnis untuk mendorong perdagangan serta investasi dari UMKM hingga industri nasional dan internasional. Posisi acara ini mempertegas fungsi Jakarta Fair bukan hanya sebagai ajang hiburan massal, tetapi juga sebagai kanal transaksi dan promosi bagi sektor ritel, konsumsi, dan usaha menengah kecil di Jakarta.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang hambatan ekspor UMKM Indonesia ke pasar Tiongkok, kami menyoroti bahwa peluang permintaan yang besar masih sering terhambat birokrasi, kendala bahasa, dan minimnya informasi pasar. Karena itu, pendampingan mulai dari pemetaan kompetisi, business matching, hingga kurasi produk dan penguatan dokumen kerja sama dinilai penting agar UMKM lebih siap bersaing dan memperluas basis eksportir nasional.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.