Bank di Indonesia perkuat layanan digital untuk rebut nasabah Gen Z

Bank di Indonesia perkuat layanan digital untuk rebut nasabah Gen Z
Bank rebut Gen Z digital

Persaingan bank dalam merebut nasabah generasi Z di Indonesia makin ketat seiring meluasnya kebutuhan kelompok muda dari transaksi harian ke pengelolaan keuangan dan investasi. Kondisi ini mendorong bank digital dan bank konvensional sama-sama mempercepat pengembangan fitur aplikasi, kolaborasi ekosistem, serta strategi retensi nasabah jangka panjang.

Sorotan

  • Bank Jago mencatat lonjakan penggunaan fitur kantong dan integrasi dengan Bibit serta Stockbit oleh nasabah Gen Z sejak pandemi Covid-19.
  • BTN melaporkan jumlah pengguna Gen Z di aplikasi Balé by BTN mencapai lebih dari 1,63 juta per Juni 2026, naik 83% secara tahunan dan kini berkontribusi 38% dari total pengguna.
  • Persaingan perbankan untuk Gen Z didorong faktor pengalaman aplikasi, gamification, dan integrasi layanan digital, bukan lagi semata bunga simpanan.

Strategi digital bank untuk menarik Gen Z

KONTAN melaporkan, Bank Jago melihat minat Gen Z terhadap layanan keuangan digital terus meningkat sejak pandemi Covid-19, terutama pada sisi investasi. Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono mengatakan bertambahnya investor ritel yang didominasi kelompok usia muda menjadi salah satu indikator perubahan perilaku tersebut.

Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago Michael Hartawan mengatakan kebutuhan Gen Z kini tidak lagi terbatas pada transaksi, tetapi juga mencakup fitur untuk mengatur keuangan dan berinvestasi. Menurut dia, fitur kantong atau pockets menjadi salah satu layanan yang paling banyak digunakan nasabah Gen Z untuk mengelompokkan dana, sementara integrasi dengan platform Bibit dan Stockbit ikut mendorong pemakaian produk investasi.

Di sisi lain, BTN juga memperkuat kanal digitalnya untuk memperluas basis nasabah muda. Hingga Juni 2026, pengguna Gen Z di aplikasi Balé by BTN mencapai lebih dari 1,63 juta, setara 38% dari total pengguna, naik 83% secara tahunan, dengan kontribusi terhadap total pengguna meningkat dari 33% menjadi 38%.

Pengalaman aplikasi jadi faktor utama

Senior Executive Vice President Digital Business BTN Thomas Wahyudi mengatakan pertumbuhan itu menunjukkan layanan digital makin menjadi pilihan utama Gen Z untuk transaksi dan aktivitas keuangan sehari-hari. Ia menambahkan transaksi kelompok ini masih didominasi pembayaran QRIS, top up e-wallet, transfer dana, serta pembelian pulsa dan paket data, sementara BTN terus mengembangkan layanan digital, kolaborasi dengan komunitas dan merchant, serta promo dan cashback.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, menilai keputusan Gen Z memilih bank kini tidak lagi terutama ditentukan oleh bunga simpanan. Menurut dia, kemudahan interaksi, unsur gamification, tampilan aplikasi, keamanan data, reputasi bank, dan keuntungan yang terhubung dengan ekosistem digital menjadi pertimbangan yang lebih penting.

Vice President LPPI Trioksa Siahaan juga mengatakan keunggulan bank digital terletak pada pembukaan rekening yang cepat, bebas biaya administrasi, aplikasi yang sederhana, dan beragam promosi. Menurut dia, baik bank digital maupun bank konvensional perlu terus mengembangkan layanan yang terintegrasi dengan aktivitas digital sehari-hari, mulai dari transaksi QRIS, pengelolaan keuangan, hingga investasi, untuk memenangkan persaingan merebut nasabah Gen Z.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang fenomena mahar saham, kami menyoroti bagaimana saham mulai digunakan dalam prosesi pernikahan sebagai simbol komitmen sekaligus langkah membangun fondasi keuangan keluarga. Kasus nasabah MNC Sekuritas yang menyerahkan saham NCKL dan ADRO sebagai mahar menunjukkan investasi makin dekat dengan perencanaan keuangan jangka panjang serta mencerminkan meluasnya literasi pasar modal.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.