BPH Migas targetkan normalisasi antrean BBM di SPBU dalam 1-2 hari

BPH Migas targetkan normalisasi antrean BBM di SPBU dalam 1-2 hari
Normalisasi antrean BBM segera

Gangguan distribusi BBM memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di beberapa wilayah, dengan tekanan paling menonjol terjadi di Sumatera Utara. Pemerintah menyatakan kondisi itu dipengaruhi lonjakan pembelian masyarakat dan menargetkan kelancaran pasokan kembali tercapai dalam 1-2 hari ke depan.

Sorotan

  • BPH Migas menargetkan normalisasi antrean BBM di seluruh SPBU dalam 1-2 hari setelah gangguan distribusi di beberapa wilayah.
  • Antrean panjang hingga lebih dari 30 menit terjadi di SPBU Medan pada 13 Juli 2026, mencerminkan gangguan pasokan BBM regional.
  • Gangguan distribusi BBM di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Pamekasan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal.

Dampak regional terhadap layanan SPBU

Menurut Kompas, antrean panjang sebelumnya dilaporkan terjadi di berbagai wilayah, khususnya Sumatera Utara. Di Medan, kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah SPBU pada Senin (13/7/2026), termasuk di Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Perjuangan, ketika pengendara harus menunggu lebih dari 30 menit untuk mendapatkan BBM.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU di kawasan Sumatera Barat hingga Pamekasan. Rangkaian antrean ini menunjukkan gangguan pasokan tidak hanya berdampak pada kelancaran distribusi energi, tetapi juga pada mobilitas harian masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal yang bergantung pada akses BBM yang stabil.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang gangguan distribusi BBM di Sumatera Utara, kami menjelaskan bahwa antrean panjang di SPBU dipicu tersendatnya pengiriman akibat berhentinya massal sopir truk tangki, bukan karena stok BBM menipis. Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat, termasuk penugasan sementara prajurit TNI AD sebagai pengemudi truk tangki serta penyesuaian operasional distribusi agar pasokan ke SPBU kembali lancar.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.