Pemerintah Indonesia klaim selesaikan lebih dari 110 masalah dalam 18 bulan
Dalam evaluasi kinerja kabinet di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 110 masalah dalam 18 bulan masa kerja. Ia menempatkan capaian itu sebagai prestasi pemerintahan, sambil menegaskan kabinet tetap harus rendah hati di tengah tantangan ekonomi dan kebocoran kekayaan negara.
Sorotan
- Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna 20 Juli 2026 mengklaim pemerintah telah menyelesaikan 108 hingga 110 masalah dalam 18 bulan terakhir.
- Prabowo menyoroti kebocoran kekayaan negara melewati praktik ilegal yang mencapai ribuan triliun rupiah atau ratusan miliar dolar setiap tahun.
- Pemerintah menegaskan fokus lanjutan pada pengetatan pengawasan ekonomi, penegakan aturan, dan efisiensi guna menghentikan aliran keluar kekayaan negara.
Klaim capaian kabinet di Sidang Kabinet Paripurna
Sebagaimana dilaporkan Kompas.com, pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 20 Juli 2026. Ia mengatakan pemerintah menerima mandat untuk menyelesaikan persoalan dan menyebut hitungan internal menunjukkan 108 hingga 110 masalah telah dituntaskan dalam kurun waktu tersebut.Prabowo menyebut capaian itu sebagai bagian dari prestasi pemerintahannya yang patut dibanggakan. Meski begitu, ia mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih agar tidak menjadi besar kepala atau bersikap sombong, dan menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati.
Ia juga menyatakan sejarah akan mencatat capaian pemerintahan saat ini. Menurut Prabowo, di tengah kesibukan bekerja, terdapat hal yang sangat membanggakan yang sedang dicapai pemerintah.
Tantangan ekonomi dan kebocoran kekayaan negara
Di hadapan para menteri, Prabowo juga mengungkapkan adanya tantangan dan persoalan di luar perkiraan yang sedang dihadapi pemerintah. Salah satu yang ia soroti adalah distorsi atau penyimpangan dalam perekonomian Indonesia, termasuk aliran keluar kekayaan negara melalui berbagai praktik ilegal.Ia mengatakan kebocoran tersebut berlangsung signifikan, mencapai ribuan triliun rupiah atau ratusan miliar dolar setiap tahun. Di bawah kepemimpinannya, Prabowo berjanji menghentikan praktik-praktik kotor yang menurutnya telah melekat selama puluhan tahun.
Pernyataan itu menandai bahwa pemerintah tidak hanya menonjolkan penyelesaian masalah internal, tetapi juga ingin menempatkan agenda penertiban ekonomi sebagai fokus lanjutan. Bagi pelaku usaha dan pasar domestik, penekanan pada penghentian kebocoran kekayaan negara dapat menjadi sinyal lanjutan terkait pengawasan, penegakan aturan, dan upaya efisiensi ekonomi.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang agenda Sidang Kabinet Paripurna di Istana, pemerintah menjadwalkan pertemuan pada 20 Juli 2026 dengan penekanan pada percepatan pelaksanaan program lintas sektor. Kami juga mencatat forum ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan koordinasi antarkementerian/lembaga, setelah sidang paripurna terakhir pada 13 Maret 2026 yang membahas kesiapan jelang Idul Fitri.
Berita Retirement Policies Terbaru
- Forex
- Crypto