Prabowo tegaskan penindakan korupsi tanpa tebang pilih di Indonesia
Pemerintah menempatkan pemberantasan penyimpangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fondasi ekonomi nasional. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta pada Senin, Prabowo Subianto menegaskan korupsi, mark-up, penipuan, dan praktik serupa harus ditindak agar tidak merusak badan ekonomi negara.
Sorotan
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan upaya penindakan korupsi, penipuan, mark-up, dan transfer pricing akan dilakukan tanpa tebang pilih mulai 20 Juli 2026.
- Prabowo menyamakan perekonomian nasional dengan tubuh manusia, menekankan langkah presisi dalam memberantas korupsi agar tidak merusak stabilitas ekonomi.
- Kasus yang menyeret pimpinan BGN dan kekurangan dalam program besar seperti MBG akan segera ditindaklanjuti untuk memperbaiki integritas tata kelola pemerintah.
Pernyataan kabinet dan arah penindakan
Seperti dilaporkan Kompas.com, Presiden Prabowo Subianto menyamakan penanganan penyimpangan dan penyelewengan, termasuk korupsi, dengan pengobatan penyakit kanker saat berbicara di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026). Ia mengatakan penanganan harus dilakukan dengan ketepatan agar masalah bisa diatasi tanpa terlalu merusak badan Indonesia.Prabowo menilai perekonomian negara memiliki kemiripan dengan anatomi tubuh manusia yang harus dijaga dengan baik. Karena itu, ia menegaskan praktik seperti korupsi, mark-up, penipuan, under invoicing, transfer pricing, dan permainan antara birokrat dengan pengusaha perlu diberantas karena dinilai merusak kesehatan ekonomi nasional.
Ia juga menyatakan tidak akan bertindak pilih kasih terhadap siapa pun yang terlibat dalam penyelewengan. Menurut dia, tindakan hukum tetap perlu dijalankan meski pemerintah menyikapinya dengan keprihatinan.
Dampak bagi tata kelola program pemerintah
Dalam pernyataannya, Prabowo mengaku sedih karena masih ada oknum yang memanfaatkan program pemerintah untuk mencari kekayaan melalui penyimpangan. Ia memandang kondisi itu sebagai gangguan terhadap tujuan besar program yang dijalankan untuk kepentingan rakyat.Berkaca pada kasus yang menyeret pimpinan BGN terdahulu, ia berjanji segera menindaklanjuti dan memperbaiki kekurangan dalam program prioritas pemerintah. Ia menyebut program besar, termasuk MBG, masih memiliki kekurangan dan penyelewengan yang menurutnya harus segera ditindak dan dibenahi.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang kebocoran ekonomi Indonesia, Presiden Prabowo menyoroti praktik seperti under invoicing, pemalsuan laporan perdagangan, transfer pricing, dan penyelundupan yang dinilai membuat kekayaan nasional terus mengalir ke luar negeri. Ia menekankan skala persoalan ini lebih besar dari perkiraan awal dan memperingatkan dampaknya terhadap masa depan perekonomian, sekaligus menyinggung masalah tata kelola distribusi seperti kelangkaan minyak goreng sebagai contoh yang perlu segera dibenahi.
Berita Retirement Policies Terbaru
- Forex
- Crypto