Dmytro Kharkov

Allianz Life dan Maybank Indonesia luncurkan fitur investasi dolar AS untuk asuransi unit link

Allianz Life dan Maybank Indonesia luncurkan fitur investasi dolar AS untuk asuransi unit link
Unit link dolar AS baru

Kolaborasi bancassurance di Indonesia bertambah dengan hadirnya pilihan subdana berbasis dolar AS untuk nasabah asuransi jiwa unit link. Fitur baru ini memperluas akses investor ritel ke saham global sambil tetap mengaitkan pertumbuhan nilai tunai dengan kebutuhan perlindungan jangka panjang.

Sorotan

  • Allianz Life Indonesia dan Maybank Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund pada MyProtection Investa II dan MyProtection Growth dengan eksposur 80%-100% ke saham global berbasis USD.
  • Produk menawarkan fitur distribusi pendapatan tunai bulanan dengan target 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih, namun pembayaran tidak dijamin dan bisa memengaruhi nilai investasi pokok.
  • AllianzGI Indonesia mengelola dana dengan pendekatan multi-style dan risk management terstruktur, menawarkan diversifikasi serta fleksibilitas bagi nasabah Maybank untuk memperkuat portofolio keuangan lintas batas.

Peluncuran produk dan struktur investasi

Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghadirkan fitur investasi jangka panjang berbasis dolar Amerika Serikat melalui Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund pada produk MyProtection Investa II dan MyProtection Growth. Subdana ini didukung PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia sebagai pengelola investasi, sehingga nasabah Maybank Indonesia memperoleh opsi tambahan pada polis dasar mereka.

Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily mengatakan kolaborasi tersebut memungkinkan perusahaan menyediakan solusi yang menyesuaikan kebutuhan finansial nasabah. Menurut dia, fitur ini memberi akses ke peluang saham global berbasis USD sekaligus membantu membangun nilai tunai dalam polis untuk mendukung perlindungan jangka panjang, serta memberi fleksibilitas dalam pemilihan skema pembayaran premi sesuai rencana keuangan.

Melalui fund tersebut, nasabah dapat menempatkan dana pada pasar saham global yang dikelola secara aktif oleh AllianzGI Indonesia. Sekitar 80% hingga 100% portofolio ditempatkan pada saham global, sedangkan 0% hingga 20% dialokasikan ke instrumen pasar uang, dengan pendekatan multi-style yang menitikberatkan faktor nilai serta turut mempertimbangkan momentum, revisi, pertumbuhan, dan kualitas.

Dampak bagi nasabah dan risiko produk

Maybank Indonesia menilai kehadiran Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperluas manfaat layanan keuangan bagi nasabah. Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Bianto Surodjo mengatakan solusi ini dirancang untuk memberi akses investasi jangka panjang dan pasar global, sekaligus memperkuat portofolio keuangan lintas batas dengan perlindungan asuransi yang terintegrasi.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin Saugi mengatakan pengelolaan fund ditopang kapabilitas investasi, proses yang terstruktur, riset, dan kerangka manajemen risiko. Menurut perusahaan, pendekatan tersebut digunakan untuk menyeimbangkan peluang dan risiko di berbagai kondisi pasar.

Produk ini juga memiliki fitur potensi pembayaran pendapatan tunai bulanan dengan target distribusi 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih, tetapi pembayaran itu tidak dijamin. Allianz menegaskan sumber pembayaran dapat berasal dari pendapatan investasi, kenaikan nilai investasi, modal, atau gabungannya, dan bila pembayaran berasal dari modal, nilai investasi dalam polis serta potensi pertumbuhan modal pada masa depan dapat berkurang, termasuk memengaruhi kecukupan saldo untuk membayar biaya perlindungan asuransi.

Allianz Life dan Maybank Indonesia mengimbau nasabah menyesuaikan pilihan produk dan subdana dengan tujuan keuangan, kemampuan membayar premi, jangka waktu investasi, serta profil risiko masing-masing. Sepanjang Agustus hingga September 2026, kedua perusahaan bersama AllianzGI Indonesia telah memperkenalkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund kepada nasabah di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, dan Medan.

Rancangan revisi POJK 27/2023 tentang pembukaan investasi luar negeri untuk dana pensiun sebelumnya kami ulas sebagai langkah OJK memperluas ruang diversifikasi portofolio melalui saham, reksa dana, dan obligasi global. Dalam pembahasan itu, kami menekankan adanya pagar ketat seperti batas total investasi luar negeri maksimal 20% (serta 5% untuk penyertaan langsung pada perusahaan tak tercatat), persyaratan instrumen berperingkat investment grade, dan kewajiban akses informasi transaksi dari Indonesia. Sejumlah pelaku industri melihat peluangnya menarik, tetapi menyoroti pentingnya penguatan manajemen risiko—termasuk risiko pasar dan valuta asing—sebelum implementasi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.