KSSK tunda konferensi pers hasil rapat berkala IV 2026 di Jakarta
Jadwal konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) IV Tahun 2026 bergeser satu jam pada Selasa sore di Jakarta. Acara yang mempertemukan empat pimpinan otoritas sektor keuangan itu tetap direncanakan berlangsung di kompleks Bank Indonesia, di tengah agenda pemanggilan sejumlah menteri ekonomi ke Istana Kepresidenan.
Sorotan
- Konferensi pers KSSK hasil rapat berkala IV 2026 diundur dari pukul 16.00 menjadi pukul 17.00 WIB pada 3 November 2026.
- Acara tetap berlangsung di Function Room Gedung Thamrin, Bank Indonesia, dihadiri Menteri Keuangan dan pejabat ekonomi utama.
- Penundaan jadwal konferensi pers bertepatan dengan pemanggilan sejumlah menteri bidang ekonomi oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta.
Perubahan jadwal dan susunan acara
Menurut Okezone, mengutip Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, konferensi pers yang semula dijadwalkan pukul 16.00 WIB mundur menjadi pukul 17.00 WIB pada Selasa, 3 November 2026.Pengumuman tertulis Kementerian Keuangan menyatakan konferensi pers KSSK tetap digelar di Function Room Gedung Thamrin lantai 4, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta Pusat. Agenda rutin ini dijadwalkan dihadiri Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan.
Konteks agenda ekonomi pemerintah
Penundaan jadwal konferensi pers berlangsung bersamaan dengan pemanggilan sejumlah menteri bidang ekonomi oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa siang.Sejumlah pejabat yang tampak mendatangi Istana Presiden antara lain Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kesenjangan antara visi kebijakan dan kapasitas birokrasi di era Prabowo-Gibran, kami membahas tantangan implementasi pada sejumlah program prioritas dan layanan dasar. Kami menyoroti temuan soal penghentian sementara sebagian unit Makan Bergizi Gratis, rendahnya tingkat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta gangguan pasokan listrik di Sumatera yang mencerminkan pentingnya kesiapan operasional, pengawasan, dan kapasitas infrastruktur.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto