Sektor ojol Indonesia beralih ke motor listrik untuk tekan subsidi BBM

Sektor ojol Indonesia beralih ke motor listrik untuk tekan subsidi BBM
Ojol beralih motor listrik

Elektrifikasi kendaraan roda dua di sektor ojek online dan logistik dinilai dapat memangkas beban subsidi energi, menurut pernyataan Abra Talattov dari Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance pada Sabtu, 28 Maret 2026. Ia menyebut konsumsi BBM dari sekitar 7 juta pengemudi berada pada kisaran 35 juta hingga 70 juta liter per hari, di tengah kenaikan harga minyak akibat perang U.S. dan Israel dengan Iran. Dalam hitungannya, konsumsi tahunan sektor ini setara 12,7 miliar sampai 25,5 miliar liter BBM, sehingga transisi sebagian armada ke motor listrik dinilai relevan bagi ketahanan energi dan fiskal negara.

Sorotan

  • Peralihan 20% hingga 30% pengemudi ojek online ke motor listrik berpotensi menghemat 2,5 miliar–7,5 miliar liter BBM per tahun.
  • Potensi penghematan subsidi fiskal akibat migrasi motor listrik sektor ojol dan logistik diperkirakan mencapai Rp3,7 triliun hingga Rp15 triliun per tahun.
  • Insentif Rp6 juta–Rp10 juta per unit dan kredit dengan cicilan di bawah Rp500.000 per bulan dinilai krusial mempercepat adopsi motor listrik dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Potensi penghematan subsidi dan kebutuhan insentif

Abra menilai sektor ojek online dan logistik menjadi sasaran paling efektif untuk efisiensi energi karena penggunaan BBM-nya tinggi dan berlangsung konsisten setiap hari. Ia memperkirakan satu pengemudi ojek online rata-rata mengonsumsi 5 liter hingga 10 liter BBM per hari. Dengan peralihan 20% sampai 30% pengemudi ke motor listrik, potensi penghematan BBM diperkirakan mencapai 2,5 miliar hingga 7,5 miliar liter per tahun. Dengan asumsi subsidi rata-rata Rp1.500 sampai Rp2.000 per liter, potensi penghematan fiskal disebut dapat mencapai Rp3,7 triliun hingga Rp15 triliun per tahun. Menurutnya, angka itu cukup signifikan untuk mulai mengurangi tekanan terhadap APBN.

Dampak bagi ketahanan energi dan transisi sektor transportasi

Ia menilai percepatan transisi akan membutuhkan insentif pemerintah yang cukup agresif agar menarik bagi pengemudi ojek online. Insentif sebesar Rp6 juta hingga Rp10 juta per unit disebut masih realistis, terutama bila dipadukan dengan skema pembiayaan ringan. Abra menambahkan bahwa kredit berbunga rendah atau cicilan di bawah Rp500.000 per bulan dapat meningkatkan minat pengemudi untuk beralih ke motor listrik. Dari sisi industri, pendekatan ini menempatkan armada berintensitas penggunaan tinggi sebagai prioritas awal elektrifikasi, karena dampaknya terhadap konsumsi BBM nasional dinilai lebih cepat terlihat. Dalam konteks harga minyak yang naik, langkah tersebut juga dipandang dapat memperkuat ketahanan energi dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Sebelumnya, kami melaporkan bahwa pemerintah memutuskan mempertahankan skema subsidi BBM tanpa kenaikan harga maupun pembatasan penggunaan dalam waktu dekat. Sikap ini diambil sambil memantau ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, dengan fokus menjaga daya beli masyarakat meski risikonya dapat menambah tekanan fiskal jika kondisi eksternal berlanjut.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.