IHSG dibuka menguat di tengah kenaikan mayoritas saham

IHSG dibuka menguat di tengah kenaikan mayoritas saham
IHSG dibuka menguat

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Kamis pagi bergerak positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan dibuka naik ke level 7.564,42. Penguatan awal ini disertai dominasi saham yang menguat serta kenaikan pada sejumlah indeks utama, meski beberapa sektor masih berada di zona merah.

Sorotan

  • IHSG dibuka naik 0,30% ke 7.564,42 dan bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,22% ke 7.558 pada Kamis, 23/4/2026.
  • Nilai transaksi awal tercatat Rp1,03 triliun dengan volume 2,7 miliar lembar saham, dan sektor energi, keuangan, hingga teknologi menguat.
  • Saham top gainers dipimpin WBSA, AMIN, dan BDMN, sementara DEFI, BOBA, dan KICI menjadi top losers, menunjukkan penguatan IHSG belum merata.

Pergerakan awal perdagangan dan sektor penggerak

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG dibuka menguat 0,30% ke level 7.564,42 dan beberapa menit setelah pembukaan perdagangan pada Kamis, 23/4/2026, indeks masih bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,22% ke 7.558. Pada fase awal perdagangan itu, sebanyak 321 saham berada di zona hijau, 198 saham melemah, dan 440 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi awal mencapai Rp1,03 triliun dengan volume perdagangan 2,7 miliar lembar saham. Indeks LQ45 menguat 0,24% ke 737, indeks JII naik 0,28% ke 516, indeks MNC36 bertambah 0,03% ke 316, sementara IDX30 turun 0,05% ke 401.

Sektor-sektor yang menguat mencakup energi, konsumer non siklikal, infrastruktur, properti, transportasi, keuangan, bahan baku, dan teknologi. Di sisi lain, sektor konsumer siklikal, industri, dan kesehatan berada di zona merah.

Peta saham unggulan dan tekanan pasar

Di jajaran top gainers, saham yang memimpin penguatan adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (AMIN), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN). Pergerakan ini menunjukkan minat beli masih muncul pada sejumlah emiten meski pasar bergerak campuran di tingkat sektoral.

Sementara itu, daftar top losers ditempati oleh PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), dan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI). Komposisi ini memperlihatkan bahwa penguatan IHSG pada awal sesi belum berlangsung merata di seluruh saham.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang penutupan perdagangan IHSG pada Rabu (22/4/2026), kami mencatat indeks melemah ke level 7.541 meski aktivitas transaksi tetap ramai dan mayoritas sektor berada di zona hijau. Ulasan tersebut juga menyoroti pergerakan indeks unggulan seperti LQ45 dan JII, serta saham-saham top gainers termasuk COAL, KOTA, dan BDMN yang tetap mencatat kenaikan di tengah koreksi indeks acuan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.