BSI perluas jaringan agen laku pandai menjadi 128.000 pada kuartal I 2026

BSI perluas jaringan agen laku pandai menjadi 128.000 pada kuartal I 2026
BSI perluas jaringan agen

Ekspansi layanan perbankan syariah ke wilayah pedesaan terus menjadi fokus PT Bank Syariah Indonesia Tbk pada awal 2026. Pada kuartal I 2026, jumlah BSI Agen telah melampaui 128.000 agen, didukung kenaikan transaksi dan peran jaringan tersebut dalam memperluas inklusi keuangan di berbagai daerah.

Sorotan

  • Jumlah BSI Agen pada kuartal I 2026 mencapai lebih dari 128.000, meningkat 11,31% secara tahunan menurut Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar.
  • Transaksi melalui BSI Agen pada kuartal I 2026 mencapai 8,6 juta, naik 14,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Rata-rata penghasilan BSI Agen berkisar Rp 6 juta hingga Rp 8 juta per bulan, tergantung volume transaksi tiap agen.

Perluasan jaringan dan pertumbuhan transaksi

Seperti dilaporkan KONTAN, Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menyatakan jumlah BSI Agen pada kuartal I 2026 telah mencapai lebih dari 128.000 agen, naik 11,31% secara tahunan. Ia mengatakan BSI terus mengembangkan perluasan jaringan layanan hingga ke pelosok negeri melalui kanal keagenan agar layanan perseroan dapat menjangkau masyarakat pedesaan.

Menurut Wisnu, BSI Agen menyediakan berbagai layanan seperti tarik tunai, transfer, pembayaran merchant, isi ulang dompet digital, hingga pelunasan haji. Ia menilai layanan tersebut mempermudah masyarakat desa dalam bertransaksi melalui agen laku pandai.

Pada kuartal I 2026, BSI juga mencatat transaksi melalui BSI Agen menembus 8,6 juta transaksi, atau tumbuh 14,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan kanal keagenan tetap menjadi salah satu penopang distribusi layanan bank di luar jaringan kantor cabang.

Dampak bagi daerah dan inklusi keuangan

BSI menilai aktivitas transaksi di jaringan agen tidak hanya berkontribusi terhadap pendanaan bank, tetapi juga membantu perputaran ekonomi di daerah. Keberadaan agen laku pandai juga diharapkan memperkuat inklusi keuangan dengan menghadirkan akses layanan perbankan lebih dekat ke masyarakat yang belum terjangkau secara penuh oleh kantor layanan formal.

Wisnu menambahkan para agen juga ikut merasakan dampak ekonomi dari pertumbuhan tersebut. Rata-rata penghasilan BSI Agen disebut berada di kisaran Rp 6 juta hingga Rp 8 juta per bulan, bergantung pada volume transaksi di masing-masing agen.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang strategi bank mengandalkan layanan payroll pada kuartal I-2026, kami menyoroti bagaimana kerja sama pengelolaan gaji dengan perusahaan membantu perbankan menjaga pertumbuhan tabungan dan giro (CASA) serta menekan biaya dana. Sejumlah bank, termasuk BCA, BTN, dan BPD DIY, mencatat peningkatan bisnis payroll yang menjadi penopang likuiditas di tengah persaingan dana murah dan gejolak ekonomi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.