BSI perluas jaringan agen, transaksi mencapai 8,6 juta pada kuartal I-2026
Ekspansi layanan keagenan PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus mendorong akses keuangan hingga wilayah pedesaan di Indonesia pada kuartal pertama 2026. Sepanjang periode itu, transaksi melalui BSI Agen mencapai 8,6 juta, didukung jaringan 128 ribu agen yang tumbuh 11,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sorotan
- Jumlah BSI Agen mencapai 128 ribu pada kuartal I-2026, naik 11,31% secara tahunan dan tersebar di seluruh Indonesia.
- Volume transaksi melalui BSI Agen menembus 8,6 juta pada kuartal I-2026, meliputi tarik tunai, transfer, pembayaran merchant, isi ulang dompet digital, dan pelunasan biaya haji.
- Mesin EDC BSI Agen belum melayani penarikan tunai bantuan sosial PKH, sehingga agen harus menggunakan mesin lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Ekspansi layanan dan pertumbuhan jaringan
Kepada Kontan, Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan kinerja BSI Agen menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten sepanjang tahun ini, ditopang kelengkapan layanan dan jangkauan yang makin luas hingga ke pedesaan.Menurut dia, BSI akan terus meningkatkan kapabilitas layanan BSI Agen untuk mendorong pemerataan akses keuangan di berbagai daerah. Saat ini, agen melayani berbagai transaksi, mulai dari tarik tunai, transfer, pembayaran merchant, isi ulang dompet digital, hingga pelunasan biaya haji.
Dari sisi jaringan, jumlah BSI Agen hingga kuartal I-2026 mencapai 128 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Kenaikan 11,31% secara tahunan itu mencerminkan tingginya minat masyarakat menjadi agen sekaligus meningkatnya kebutuhan layanan keuangan berbasis komunitas.
Dampak bagi daerah dan kendala layanan
Di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, keberadaan BSI Agen disebut membantu warga yang masih menghadapi keterbatasan mesin ATM. Salah satu agen, Yani Royyaniyi, mengatakan masyarakat di sekitarnya banyak mengandalkan layanan agen untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sehari-hari.Ia menyebut keuntungan bersih yang diperoleh berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, tergantung volume transaksi pelanggan. Pada hari dengan transaksi terendah, ia memperkirakan ada sekitar 10 hingga 15 transaksi.
Meski begitu, Yani menilai masih ada fitur yang perlu dilengkapi karena mesin EDC BSI Agen saat ini belum dapat melayani penarikan tunai bantuan sosial Program Keluarga Harapan, atau PKH. Keterbatasan itu membuatnya harus menggunakan mesin lain, sementara kebutuhan layanan tersebut dinilai cukup tinggi karena banyak warga di desanya merupakan penerima bantuan PKH.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang ekspansi BSI Agen pada kuartal I-2026, kami mencatat jaringan agen telah melampaui 128.000 dengan pertumbuhan tahunan 11,31% dan kenaikan aktivitas transaksi. Ulasan itu juga menyoroti peran BSI Agen dalam memperluas akses layanan perbankan syariah di berbagai daerah serta dampaknya terhadap perputaran ekonomi lokal. Selain itu, kami mengulas kisaran penghasilan agen yang bergantung pada volume transaksi.
Berita Startups Terbaru
- Forex
- Crypto