Kadin Indonesia dorong investasi daerah untuk pemerataan ekonomi

Kadin Indonesia dorong investasi daerah untuk pemerataan ekonomi
Dorong investasi berimbang

Perbaikan kinerja ekonomi nasional mulai menunjukkan dampak positif di tengah tantangan global, dengan dukungan dari pasar ekspor baru dan aliran investasi yang makin beragam. Kadin Indonesia menilai penyebaran investasi ke luar pusat ekonomi utama menjadi kunci agar pertumbuhan tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Sorotan

  • Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyatakan pertumbuhan ekonomi kini didorong pembukaan pasar ekspor baru dan peningkatan investasi, Rabu (6/5/2026).
  • Investasi masuk kian beragam, tidak lagi didominasi proyek besar, dengan investasi skala menengah mulai berkembang di luar pusat ekonomi utama.
  • Kadin Indonesia menyoroti perlunya koordinasi pusat-daerah guna memastikan investasi mengalir ke daerah demi pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional.

Strategi pemerataan investasi nasional

Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (6/5/2026), Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan pertumbuhan ekonomi kini tidak hanya ditopang belanja pemerintah dan konsumsi domestik, tetapi juga oleh pembukaan pasar ekspor baru serta peningkatan investasi.

Ia menyebut dampak dari pembukaan pasar ekspor itu mulai terlihat, termasuk terhadap masuknya investasi. Menurutnya, arus modal yang datang saat ini juga semakin beragam karena tidak lagi didominasi proyek-proyek besar, sementara investasi skala menengah mulai berkembang dan masuk ke berbagai wilayah di luar pusat ekonomi utama.

Anindya menilai tren tersebut berpotensi menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus tersebar lebih merata ke berbagai daerah di Indonesia.

Koordinasi pusat dan daerah jadi tantangan

Tantangan berikutnya, menurut Anindya, adalah memastikan investasi benar-benar mengalir ke daerah. Ia mengatakan upaya itu memerlukan koordinasi dan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia menambahkan diskusi dengan pemerintah daerah perlu diperkuat agar investasi di daerah dapat ditingkatkan dan kemajuan ekonomi tidak hanya terjadi di wilayah tertentu. Dengan perluasan investasi ke daerah, pemerataan ekonomi nasional dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tercapai.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang program perumahan rakyat, kami membahas bagaimana pemerintah memposisikan pembangunan perumahan sebagai instrumen untuk menekan kemiskinan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Kami juga mengulas dukungan kebijakan seperti pembebasan BPHTB dan retribusi PBG bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta dampaknya pada sektor properti dan potensi peningkatan penerimaan daerah melalui optimalisasi PBB dan pemanfaatan lahan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.