Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia memulai pekan dengan tekanan jual yang mendorong Indeks Harga Saham Gabungan turun ke area 6.958,94 pada Senin, 11 Mei 2026. Pelemahan awal ini terjadi di tengah pergerakan sektoral yang didominasi zona merah, meski sebagian saham dan beberapa indeks acuan lain masih mencatat penguatan.
Sorotan
- IHSG dibuka melemah 9 poin atau 0,14 persen ke level 6.958,94 dan turun lagi ke 6.957 pada menit pertama perdagangan.
- Nilai transaksi awal mencapai Rp629 miliar dengan volume 1,3 miliar lembar saham, 265 saham naik, 239 melemah, dan 455 stagnan.
- LQ45 turun 0,55 persen, MNC36 melemah 0,69 persen, IDX30 terkoreksi 0,54 persen, sementara JII menguat 0,10 persen ke 451.
Pergerakan awal indeks dan aktivitas transaksi
Sebagaimana dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG dibuka melemah 9 poin atau 0,14 persen ke level 6.958,94 pada perdagangan hari ini. Dalam satu menit pertama, indeks melanjutkan penurunan 0,17 persen ke level 6.957.Pada perdagangan pagi, sebanyak 265 saham berada di zona hijau, 239 saham melemah, dan 455 saham stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp629 miliar dengan volume perdagangan 1,3 miliar lembar saham.
Di jajaran indeks utama, LQ45 turun 0,55 persen ke 673, MNC36 melemah 0,69 persen ke 295, dan IDX30 terkoreksi 0,54 persen ke 378. Sementara itu, indeks JII justru menguat 0,10 persen ke 451.
Tekanan sektoral dan saham penggerak pasar
Mayoritas indeks sektoral berada di zona merah, termasuk energi, konsumer non-siklikal, keuangan, properti, transportasi, industri, teknologi, dan bahan baku. Di sisi lain, sektor konsumer siklikal, infrastruktur, industri, dan kesehatan tercatat menguat.Saham-saham yang memimpin penguatan atau top gainers adalah PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Insight Investment Management Tbk (XILV), dan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS). Adapun saham yang masuk daftar top losers adalah PT Asia Pramulia Tbk (ASPR), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA).
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pergerakan IHSG sepanjang 4–8 Mei 2026, kami mencatat indeks masih menguat tipis secara mingguan ke level 6.969 meski melemah dari puncak intrapekan. Kami juga menyoroti lonjakan nilai dan volume transaksi, namun tekanan tetap terasa karena investor domestik membukukan aksi jual bersih Rp12,27 triliun, sementara investor asing mencatat net buy Rp12,26 triliun.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto