KB Bank bidik pertumbuhan kredit 10%-11% lewat penguatan wholesale banking di Indonesia

KB Bank bidik pertumbuhan kredit 10%-11% lewat penguatan wholesale banking di Indonesia
KB Bank incar kredit naik

Setelah membukukan penurunan laba bersih pada kuartal I-2026, PT Bank KB Indonesia Tbk tetap melanjutkan transformasi bisnis dengan menitikberatkan ekspansi kredit berkualitas. Bank ini menargetkan pertumbuhan kredit 10%-11% pada 2026 sambil menjaga kualitas aset, profitabilitas, dan efisiensi pendanaan.

Sorotan

  • KB Bank membukukan laba bersih Rp 10,7 miliar pada kuartal I-2026, turun 97,01% dari Rp 351 miliar tahun sebelumnya, meski pendapatan bunga bersih naik 97,28% menjadi Rp 363 miliar.
  • Penyaluran kredit tumbuh 2,61% year-on-year menjadi Rp 43,19 triliun, dengan target pertumbuhan kredit 10%-11% pada 2026 lewat penguatan wholesale banking dan optimalisasi dana murah (CASA naik 5,74%).
  • KB Bank memperkuat Korean Link Business, mengakselerasi digitalisasi melalui KBStarBiz dan KBStar, serta mengimplementasikan strategi Moneyball Banking untuk meningkatkan efisiensi dan corporate banking.

Strategi pertumbuhan kredit dan transformasi bisnis

Seperti dilaporkan KONTAN, KB Bank mencatat laba bersih Rp 10,7 miliar pada kuartal I-2026, turun 97,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 351 miliar. Di sisi lain, pendapatan bunga bersih meningkat 97,28% secara tahunan menjadi Rp 363 miliar, sejalan dengan kenaikan net interest margin menjadi 2,09% dari 1,09%.

Direktur Utama KB Bank Kunardy Lie mengatakan perseroan membukukan pre-provision operating profit sebesar Rp 9 miliar pada triwulan I-2026. Menurut dia, hasil tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan kualitas aset, dan optimalisasi strategi bisnis yang berkelanjutan.

Pada tahun ini, perseroan fokus mendorong pertumbuhan kredit berkualitas di segmen wholesale banking, khususnya korporasi menengah, korporasi besar, serta small medium enterprise. KB Bank juga melanjutkan pertumbuhan secara selektif pada segmen pensiunan dan mortgage, sambil menargetkan pertumbuhan kredit 10%-11% pada 2026.

Dana pihak ketiga, bisnis Korea, dan dorongan efisiensi

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit KB Bank pada triwulan I-2026 mencapai Rp 43,19 triliun, tumbuh 2,61% secara tahunan. Total dana pihak ketiga tercatat Rp 41,52 triliun, sementara penghimpunan dana murah atau CASA meningkat 5,74%, yang menurut manajemen menunjukkan kepercayaan nasabah tetap terjaga dan memperkuat struktur pendanaan yang lebih efisien.

Perseroan juga terus memperkuat Korean Link Business sebagai keunggulan kompetitif untuk mendukung kebutuhan perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan pandangan manajemen bahwa ruang pertumbuhan bank asing di Indonesia masih besar, terutama pada pembiayaan sektor produktif dan layanan perbankan yang semakin terintegrasi.

Di sisi digital, KB Bank mempercepat transformasi melalui pengembangan platform KBStarBiz dan KBStar untuk meningkatkan layanan dan pengalaman nasabah. Bank juga melanjutkan transformasi menuju corporate banking melalui strategi Moneyball Banking, yang menekankan kelincahan, pengambilan keputusan berbasis data, serta pengelolaan bisnis yang lebih efektif dan terukur.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang ekspansi bank asing di Indonesia, kami mencatat data OJK per Maret 2026 yang menunjukkan bank asing dan kantor cabang bank asing menguasai 23,75% total aset serta 21,02% total kredit perbankan nasional. Kami juga menyoroti menguatnya persaingan di segmen premium, wealth management, dan pembiayaan korporasi, seiring aksi korporasi seperti rencana integrasi Danamon dengan MUFG serta akuisisi bisnis ritel dan wealth management HSBC Indonesia oleh OCBC NISP.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.