Pertamina paparkan strategi ketahanan energi dan pengembangan rendah karbon di Indonesia

Pertamina paparkan strategi ketahanan energi dan pengembangan rendah karbon di Indonesia
Strategi energi Pertamina

Di tengah tantangan geopolitik global dan status Indonesia sebagai net importir energi, Pertamina memaparkan langkah untuk menjaga pasokan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya domestik. Perusahaan juga menempatkan peningkatan produksi migas dan pengembangan energi rendah karbon sebagai bagian dari agenda menjaga ketahanan energi dalam beberapa tahun ke depan.

Sorotan

  • Pertamina menegaskan fokus utama pada peningkatan produksi dan lifting minyak dan gas domestik, didukung penerapan teknologi, kemitraan strategis, dan insentif fiskal.
  • Mayoritas investasi Pertamina masih dialokasikan ke sektor hulu migas untuk menjamin suplai energi nasional, meski percepatan pengembangan bisnis rendah karbon turut dijalankan.
  • Pertamina mendukung program mandatori biodiesel B40 dan pengembangan B50 serta mengembangkan Sustainable Aviation Fuel berbasis minyak jelantah melalui revamping kilang dan rencana biorefinery baru.

Strategi pasokan dan investasi energi

Seperti diberitakan Kompas.com, strategi tersebut disampaikan Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina, Emma Sri Martini, dalam sesi Students Meet The Global Executives pada ajang IPA Convex 2026 di ICE BSD Tangerang yang berlangsung pada 20–22 Mei. Dalam forum itu, ia mengatakan ketahanan energi menjadi pekerjaan rumah Indonesia, termasuk untuk memenuhi mandat presiden dalam empat hingga lima tahun ke depan.

Menurut Emma, fokus utama Pertamina saat ini adalah mengoptimalkan sumber daya energi domestik melalui peningkatan produksi dan lifting minyak dan gas bumi. Upaya itu dijalankan lewat penerapan teknologi, penguatan kemitraan strategis, serta dorongan terhadap dukungan fiskal pemerintah agar proyek migas semakin menarik secara ekonomi.

Pertamina juga menjalankan dua pilar utama strategi bisnis, yaitu mengoptimalkan bisnis eksisting berbasis energi fosil dan mempercepat pengembangan bisnis rendah karbon. Meski begitu, sebagian besar investasi perusahaan masih difokuskan pada sektor hulu migas untuk menjaga produksi energi nasional.

Dampak bagi ketahanan energi nasional

Di sektor hilir, Pertamina terus menekan ketergantungan impor produk olahan, termasuk dengan mendukung program mandatori biodiesel nasional. Setelah implementasi B40, pemerintah kini mendorong pengembangan menuju B50 sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan energi dalam negeri.

Selain itu, perusahaan melakukan revamping kilang untuk meningkatkan produksi energi yang lebih ramah lingkungan, termasuk pengembangan Sustainable Aviation Fuel, atau SAF. Bahan bakar pesawat ini berbasis used cooking oil atau minyak jelantah, yang dikembangkan melalui skema co-processing di kilang dan rencana pembangunan biorefinery baru.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan kehadiran jajaran direksi dalam sesi Students Meet mencerminkan perhatian perusahaan terhadap peran mahasiswa sebagai pemangku kepentingan strategis. Ia menilai mahasiswa bukan hanya generasi penerus, tetapi juga agen perubahan di masyarakat.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang penguatan ketahanan energi nasional di IPA Convex ke-50, kami membahas komitmen pemerintah dan Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah tekanan geopolitik serta gangguan rantai pasok global. Saat itu, fokusnya mengarah pada diversifikasi sumber energi dan penguatan koordinasi antara pemerintah dan pelaku utama sektor energi agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada energi fosil ketika target lifting belum tercapai.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.