Harga gas alam naik akibat kekurangan LNG dan faktor cuaca

Harga gas alam naik akibat kekurangan LNG dan faktor cuaca
Gas Alam

​Pasar gas alam kembali memasuki fase pertumbuhan aktif. Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, kontrak berjangka Henry Hub AS mencatat reli dua hari terkuat sejak musim dingin, naik di atas $3,2/MMBtu. 

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Pendorong utama adalah data injeksi penyimpanan AS yang lebih lemah dari perkiraan, bersama dengan pembaruan prakiraan cuaca yang lebih panas di bulan Juni, yang meningkatkan ekspektasi permintaan sektor listrik yang lebih kuat. Analis mencatat bahwa pasar mulai memperhitungkan risiko penarikan inventaris yang lebih cepat selama musim panas.

Eropa tetap menjadi sumber risiko utama

Tekanan terkuat masih berasal dari Eropa. Tingkat penyimpanan gas tetap jauh di bawah rata-rata musiman, sementara persaingan LNG antara Eropa dan Asia semakin intens. Premi tambahan mulai terbentuk pada harga akibat gangguan pasokan Qatar yang berkelanjutan dan risiko di sekitar Selat Hormuz. Menurut Rabobank, pasar masih meremehkan kemungkinan kekurangan gas pada musim dingin 2026/27, sementara beberapa bank telah menaikkan proyeksi harga TTF untuk paruh kedua tahun ini. Bahkan perbaikan sementara dalam negosiasi AS-Iran hanya memberikan kelegaan harga jangka pendek tanpa mengubah keseimbangan pasar yang ketat secara fundamental.

LNG tetap menjadi pendorong utama skenario bullish

Pasar LNG global tetap menjadi faktor utama pendukung harga. Setelah gangguan di fasilitas ekspor Qatar dan risiko logistik yang terus berlanjut di Timur Tengah, para pelaku pasar memperhitungkan premi risiko geopolitik yang lebih tinggi. Badan Energi Internasional (IEA) mencatat bahwa gelombang pasokan LNG baru yang diharapkan mengalami penundaan, sehingga pasar global menjadi jauh lebih sensitif terhadap gangguan pasokan apa pun. Akibatnya, bahkan masalah ekspor lokal dapat memicu pergerakan harga tajam di Eropa maupun Asia.

Skenario dasar: pasar tetap punya potensi kenaikan

Saat ini, tren jangka pendek tetap moderat bullish. Pasar didukung oleh inventaris Eropa yang rendah, permintaan ekspor LNG AS yang kuat, dan faktor cuaca di Amerika Serikat. Jika panas musim panas lebih tinggi dari prakiraan dan pasokan LNG tetap terbatas, harga bisa terus naik baik untuk Henry Hub maupun TTF Eropa. Indikator utama yang perlu diperhatikan dalam beberapa minggu ke depan meliputi laju injeksi penyimpanan Eropa, data inventaris AS, dan berita terkait pasokan LNG dari Timur Tengah.

Prospek jangka pendek

Setelah menembus resistance di sekitar level $3,00, harga NATGAS mendekati zona resistance kuat di dekat $3,20, di mana aksi ambil untung moderat pada posisi long dan penurunan ke level support baru $3,00 mungkin terjadi. Jika breakout terjadi di atas resistance ini, kenaikan lanjutan menuju kisaran $3,30–3,35 bisa terjadi.

Gencatan senjata antara AS dan Iran, seperti yang telah disebutkan dalam Harga gas alam naik di tengah kekurangan LNG dan risiko untuk Eropa, dapat melemahkan momentum kenaikan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.