Digitalisasi pembayaran pajak korporasi makin penting ketika perusahaan menghadapi proses manual, beban administrasi, dan risiko kesalahan input data. QLola by BRI menawarkan fitur cash management terintegrasi untuk mempercepat pembayaran, validasi, dan pelaporan pajak dalam satu platform.
Sorotan
- QLola by BRI menawarkan pembayaran pajak real-time, fitur mass payment, layanan 24/7, dan kapasitas unggah hingga 5.000 billing code per transaksi.
- Platform ini memfasilitasi unduhan laporan transaksi dan Surat Setoran Pajak massal, meningkatkan rekonsiliasi serta kepatuhan audit korporasi.
- Volume transaksi QLola by BRI menembus Rp 2.141,37 triliun per Februari 2026, menandai percepatan digitalisasi pembayaran pajak korporasi di Indonesia.
Fitur pembayaran pajak dan kapasitas transaksi
KONTAN Indonesia melaporkan QLola by BRI hadir sebagai solusi digital yang membantu perusahaan mengelola pembayaran pajak dengan proses yang lebih praktis dan efisien. Platform ini menyediakan pembayaran real-time sehingga perusahaan dapat langsung memperoleh bukti pembayaran setelah transaksi berhasil, sekaligus mendukung kepatuhan dalam pembayaran pajak online.
QLola by BRI juga mendukung fitur mass payment melalui unggah file maupun integrasi sistem lewat Share Folder Transaction yang terhubung langsung dengan perusahaan. Selain itu, layanan tersedia 24/7, memberi fleksibilitas bagi korporasi untuk melakukan pembayaran kapan saja tanpa terikat jam operasional.
Untuk kebutuhan administrasi, perusahaan dapat memasukkan billing code atau membuat billing code langsung di dalam sistem. Platform ini juga memiliki kapasitas unggah hingga 5.000 billing code sekaligus, yang relevan bagi perusahaan berskala besar dengan volume transaksi tinggi.
Dampak bagi efisiensi operasional perusahaan
Selain pembayaran, QLola by BRI menyediakan laporan transaksi yang dapat diunduh secara massal untuk memudahkan proses rekonsiliasi. Surat Setoran Pajak juga tersedia untuk diunduh sebagai bukti pembayaran resmi perusahaan, yang membantu kebutuhan audit dan pelaporan.Dalam ringkasan yang menyertai publikasi tersebut, volume transaksi QLola by BRI mencapai Rp 2.141,37 triliun per Februari 2026. Capaian itu menegaskan peran layanan digital korporasi dalam mendukung efisiensi operasional, akurasi data, dan integrasi pengelolaan keuangan bisnis di Indonesia.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertumbuhan transaksi kartu debit contactless BRI, kami membahas lonjakan penggunaan fitur tap-to-pay yang membuat pembayaran lebih cepat dan praktis. Kami juga mengulas kenaikan nilai dan frekuensi transaksi, perluasan adopsi kartu BRI Debit Contactless Mastercard, serta program cashback untuk mendorong lebih banyak nasabah melakukan upgrade kartu.
Berita Digital Government Terbaru
- Forex
- Crypto