Danamart perkuat mitigasi risiko untuk menjaga minat investor di tengah BI Rate 5,25%
Kenaikan BI Rate ke 5,25% mendorong sebagian investor urun dana mempertimbangkan instrumen perbankan yang dinilai lebih rendah risiko. Di tengah perubahan preferensi itu, PT Dana Aguna Nusantara, pengelola platform securities crowdfunding Danamart, menyiapkan strategi seleksi proyek dan transparansi pelaporan untuk mempertahankan kepercayaan investor.
Sorotan
- Danamart memperketat seleksi dan monitoring proyek serta memperkuat mitigasi risiko untuk menjaga minat investor di tengah BI Rate 5,25%.
- Proyek didanai melalui Danamart menawarkan potensi imbal hasil kompetitif 16%-20% per tahun gross, dengan profil risiko dan arus kas terukur.
- Hingga akhir Mei 2026, Danamart telah menyalurkan lebih dari Rp158 miliar dan fokus pada sektor green economy sebagai andalan pendanaan.
Strategi platform menghadapi pergeseran preferensi
Sebagaimana dilaporkan KONTAN Indonesia, Danamart memfokuskan langkahnya pada penjagaan kualitas proyek dan penguatan struktur mitigasi risiko dalam setiap pendanaan yang ditawarkan.Head of Marketing Communication Danamart, Cindera Hegawan, mengatakan perusahaan terus melakukan kurasi proyek secara selektif, monitoring berkala, serta mendorong transparansi laporan kepada investor. Menurut dia, Danamart juga berupaya menghadirkan proyek dengan underlying bisnis yang jelas, arus kas yang terukur, dan struktur pembayaran yang lebih terkontrol agar securities crowdfunding tetap dipandang sebagai alternatif investasi yang relevan, terutama untuk eksposur ke sektor riil produktif.
Terkait imbal hasil, Cindera menjelaskan tingkat pengembalian setiap proyek ditetapkan berdasarkan profil risiko, tenor, sektor usaha, serta kemampuan arus kas masing-masing penerbit. Karena itu, besaran imbal hasil berbeda antarproyek, meski saat ini proyek yang didanai melalui Danamart secara umum menawarkan potensi imbal hasil kompetitif di kisaran 16% hingga 20% per tahun secara gross, bergantung pada karakteristik dan risiko proyek.
Kinerja penyaluran dan fokus sektor
Hingga akhir Mei 2026, total dana yang telah tersalurkan melalui platform Danamart mencapai lebih dari Rp158 miliar. Pada periode yang sama, jumlah investor terdaftar tercatat 11.305 orang, dengan lebih dari 50 penerbit telah bergabung di platform tersebut.Berdasarkan nilai pembiayaan terbesar kepada penerbit, sektor green economy menjadi salah satu andalan dalam beberapa bulan terakhir. Fokus itu menunjukkan bahwa pendanaan berbasis securities crowdfunding masih mencari ruang pertumbuhan di sektor produktif, meski kenaikan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan persaingan dengan produk keuangan berisiko lebih rendah.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penurunan rasio Loan at Risk (LAR) perbankan Indonesia, kami mengulas bahwa perbaikan kualitas aset masih berlanjut hingga Maret 2026, tetapi kenaikan BI Rate mulai menambah tekanan pada kemampuan bayar debitur. Kami juga menyoroti potensi kenaikan cost of credit dan dorongan bagi bank untuk memperkuat pencadangan serta memperketat seleksi kredit, terutama pada segmen yang lebih sensitif terhadap suku bunga.
Berita Reporting Terbaru
- Forex
- Crypto