MUF catat pertumbuhan pembiayaan mobil baru, segmen EV menopang portofolio

MUF catat pertumbuhan pembiayaan mobil baru, segmen EV menopang portofolio
Pembiayaan mobil & EV MUF

Di tengah pemulihan daya beli dan permintaan kendaraan roda empat yang tetap terjaga, PT Mandiri Utama Finance (MUF) membukukan pertumbuhan pembiayaan mobil baru 12,35% secara tahunan hingga Maret 2026. Segmen ini masih menjadi penopang utama bisnis perseroan dengan kontribusi 59,4% terhadap total penyaluran pembiayaan, sementara minat terhadap kendaraan listrik ikut memperkuat ekspansi portofolio.

Sorotan

  • Pembiayaan kendaraan listrik di Mandiri Utama Finance hampir dua kali lipat sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, didorong insentif pemerintah dan efisiensi biaya operasional.
  • Rasio pembiayaan bermasalah MUF, termasuk segmen EV, tetap membaik dan jauh di bawah rata-rata industri multifinance per pengakuan manajemen pada 3 Juni 2026.
  • Total pembiayaan kendaraan roda empat baru di industri multifinance mencapai Rp143,28 triliun per Februari 2026, dengan kontribusi terbesar 26,47% dari portofolio sektor.

Pendorong pertumbuhan pembiayaan 2026

Seperti dilaporkan KONTAN, Direktur PT Mandiri Utama Finance Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan kenaikan pembiayaan mobil baru didorong oleh meningkatnya minat dan pembelian masyarakat terhadap kendaraan roda empat. Ia menyebut kondisi ekonomi yang semakin membaik dan momentum menjelang Ramadan ikut mendorong permintaan, didukung ketersediaan unit kendaraan, program penjualan dari dealer, serta meningkatnya ketertarikan konsumen pada kendaraan listrik.

MUF menyatakan tetap mengedepankan strategi penyaluran pembiayaan yang prudent dengan menjaga kualitas aset agar pertumbuhan tetap sehat. Perseroan juga menilai capaian tersebut mencerminkan ketahanan bisnis di tengah tantangan industri otomotif dan daya beli masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan.

Pada 2025, pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor MUF terutama ditopang segmen roda empat yang terus menunjukkan kinerja kuat. Pernyataan manajemen pada Rabu, 3 Juni 2026, menegaskan bahwa perusahaan masih menjaga ekspansi secara selektif sembari mempertahankan kualitas pembiayaan.

Segmen EV dan konteks industri multifinance

Dari sisi portofolio, pembiayaan kendaraan listrik menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tertinggi di MUF. Sepanjang 2025, pembiayaan EV perseroan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke mobilitas yang lebih berkelanjutan seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Manajemen menilai pertumbuhan pembiayaan EV ditopang biaya operasional yang lebih efisien dibanding kendaraan berbahan bakar fosil, pilihan produk yang makin beragam di pasar, serta insentif pemerintah yang meningkatkan daya tarik kendaraan listrik. Di sisi kualitas aset, rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing, termasuk pada segmen EV, disebut berada pada level yang membaik dan tetap jauh di bawah rata-rata industri multifinance.

Sebagai pembanding, data terakhir Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat baru di industri multifinance mencapai Rp143,28 triliun per Februari 2026. Segmen ini masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 26,47% dari total portofolio pembiayaan multifinance, memberi ruang bagi MUF untuk menjaga momentum pertumbuhan pada tahun ini.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang proyeksi kredit perbankan semester II-2026, kami membahas pandangan OJK bahwa pertumbuhan kredit berpotensi lebih kencang pada sektor berorientasi ekspor seiring depresiasi rupiah, sementara sektor yang bergantung pada impor cenderung menghadapi tekanan. Kami juga menyoroti bahwa kenaikan BI Rate ke 5,25% pada Mei 2026 tidak serta-merta diikuti kenaikan bunga kredit, karena bank mempertimbangkan likuiditas dan biaya dana sebelum menyesuaikan harga pinjaman.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.