Lalu lintas Monas tetap lancar jelang aksi mahasiswa di Jakarta Pusat
Menjelang demonstrasi mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada Senin siang di kawasan selatan Monas, arus kendaraan di sekitar lokasi masih bergerak normal hingga menjelang pukul 11.00 WIB. Kondisi itu terjadi saat aparat kepolisian dan Satpol PP sudah mulai bersiaga di sejumlah titik sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan dan Patung Kuda.
Sorotan
- Lalu lintas di sekitar selatan Monas dan Jalan Medan Merdeka Selatan tetap lancar tanpa penutupan jalan hingga pukul 10.58 WIB menjelang aksi BEM UBK.
- Lima kendaraan taktis berlapis baja, puluhan polisi, dan belasan Satpol PP berjaga di kawasan Monas sebagai bagian pengamanan aksi mahasiswa yang dijadwalkan mulai pukul 11.00 WIB.
- BEM UBK membawa enam tuntutan, termasuk evaluasi program makan gratis, stabilitas rupiah, dan peninjauan kenaikan harga BBM, menuntut respons langsung dari pemerintah.
Pengamanan dan kondisi lalu lintas menjelang aksi
Seperti dilaporkan Kompas.com, hingga pukul 10.58 WIB belum ada penutupan jalan di sekitar kawasan selatan Monumen Nasional yang menjadi lokasi rencana demonstrasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno. Sejak pukul 09.30 WIB, lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan masih dapat dilalui kendaraan dari dua arah, sementara arus di perempatan Patung Kuda juga terpantau lancar.Empat personel polisi lalu lintas berjaga di area Patung Arjuna untuk menjaga kelancaran kendaraan. Di sisi lain, puluhan personel kepolisian telah bersiaga di depan BSI Tower di ujung barat Jalan Medan Merdeka Selatan, sementara belasan petugas Satpol PP terlihat berjaga di depan pintu selatan Monas.
Sebelumnya, sekitar lima kendaraan taktis berlapis baja juga tampak memasuki area Monas sebagai bagian dari kesiapan pengamanan menjelang aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 11.00 WIB.
Tuntutan mahasiswa dan implikasi kebijakan
BEM UBK menyatakan akan membawa enam tuntutan dalam aksi di kawasan selatan Monas. Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, M Abdi Maludin, mengatakan tuntutan itu merupakan hasil diskusi dan kajian mahasiswa untuk merespons kondisi nasional dan kebijakan pemerintah saat ini.Enam tuntutan tersebut mencakup desakan penghentian sementara dan evaluasi menyeluruh program makan bergizi gratis serta Koperasi Desa Merah Putih, peninjauan kembali Undang-undang Kepolisian RI, penghentian militerisme dan penegakan supremasi sipil, langkah strategis menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi nasional, penyediaan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau, serta peninjauan kembali kenaikan harga bahan bakar minyak.
Abdi juga menyampaikan massa aksi ingin ditemui perwakilan pemerintah dalam demonstrasi itu. Menurut dia, kehadiran wakil pemerintah penting untuk menunjukkan tanggung jawab dalam menyikapi kebijakan yang dipersoalkan mahasiswa.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana demo BEM UBK di kawasan selatan Monas, kami mengulas agenda aksi yang dijadwalkan mulai pukul 11.00 WIB dan enam tuntutan kebijakan yang akan dibawa mahasiswa. Fokus sorotan mencakup evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), peninjauan kebijakan kenaikan harga BBM, serta dorongan langkah menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi nasional dalam konteks tekanan biaya hidup dan efektivitas belanja negara.
Berita Retirement Policies Terbaru
- Forex
- Crypto