Askrindo perluas penjaminan proyek dan proteksi UMKM di Soppeng

Askrindo perluas penjaminan proyek dan proteksi UMKM di Soppeng
Askrindo perluas dukungan Soppeng

Di tengah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat dukungannya bagi pembangunan daerah melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat. Kolaborasi ini mencakup penjaminan proyek pembangunan serta perlindungan asuransi umum bagi UMKM untuk membantu menjaga kelangsungan usaha dan kepastian pelaksanaan proyek.

Sorotan

  • Askrindo menandatangani kerja sama penjaminan suretyship dan asuransi umum dengan Pemkab Soppeng untuk memitigasi risiko proyek pembangunan dan UMKM.
  • Askrindo memperluas perlindungan UMKM di Soppeng dengan asuransi umum yang mencakup tempat usaha, aset produktif, risiko kebakaran, dan gangguan usaha lain.
  • Ekonomi Soppeng tumbuh 5,05% yoy di triwulan IV-2025; Askrindo berkomitmen memperluas layanan penjaminan digital di Sulawesi Selatan untuk percepatan pembangunan.

Ruang lingkup kerja sama di Soppeng

KONTAN melaporkan, kesepakatan bersama mengenai penjaminan suretyship dan asuransi umum ditandatangani oleh Branch Manager Askrindo Makassar Danny Supriyanto Aditya dan Bupati Soppeng Suwardi Haseng di Kantor Bupati Soppeng, pekan lalu.

Melalui kerja sama ini, Askrindo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memitigasi risiko berbagai proyek pembangunan, baik infrastruktur maupun non-infrastruktur, lewat produk penjaminan suretyship. Skema ini diharapkan meningkatkan kepastian pelaksanaan proyek sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan daerah.

Di saat yang sama, Askrindo juga memperluas perlindungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui produk asuransi umum. Cakupan perlindungannya meliputi tempat usaha, aset produktif, risiko kebakaran, serta berbagai potensi gangguan usaha lain yang dapat menghambat keberlangsungan bisnis.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan kolaborasi tersebut dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal sekaligus memberikan perlindungan yang lebih luas bagi pelaku usaha. Dalam siaran pers, Senin (15/6/2026), ia menyatakan kerja sama itu ditujukan untuk menghadirkan perlindungan komprehensif bagi UMKM di Kabupaten Soppeng dan mendukung kelancaran proyek pembangunan daerah.

Dampak bagi ekonomi daerah dan ekspansi layanan digital

Perekonomian Kabupaten Soppeng terus menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan IV-2025, ekonomi daerah itu tumbuh 5,05% secara tahunan, didorong sektor jasa yang meningkat 6,61% serta konsumsi rumah tangga yang naik 3,98%.

Askrindo menilai perlindungan terhadap aset produktif UMKM dapat menjadi bantalan ekonomi penting bagi pelaku usaha lokal. Dengan risiko usaha yang lebih terkelola, iklim bisnis di Kabupaten Soppeng diharapkan menjadi lebih stabil dan memiliki daya saing yang semakin kuat.

Ke depan, perusahaan anggota holding BUMN Asuransi dan Penjaminan Indonesia Financial Group, IFG, itu juga berkomitmen memperluas layanan penjaminan berbasis digital di Sulawesi Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penerbitan sertifikat jaminan dan layanan klaim secara lebih transparan, sehingga mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar BPS pada 15 Juni–31 Agustus 2026 bertujuan memetakan seluruh aktivitas usaha di Indonesia untuk memperbarui potret struktur ekonomi nasional. Dalam publikasi kami sebelumnya, kami menyoroti bagaimana data hasil pendataan semacam ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor usaha, menarik investasi, dan merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.