IHSG melemah ke 6.220, transaksi saham capai Rp24,1 triliun

IHSG melemah ke 6.220, transaksi saham capai Rp24,1 triliun
IHSG turun tajam hari ini

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia berakhir lebih lemah pada Rabu, 17 Juni 2026, dengan tekanan yang mendorong Indeks Harga Saham Gabungan turun 34,23 poin ke level 6.220. Pelemahan ini terjadi di tengah dominasi saham yang turun atas saham yang naik, sementara nilai transaksi pasar mencapai Rp24,1 triliun.

Sorotan

  • IHSG melemah 0,55 persen ke 6.220 pada Rabu, dengan total nilai transaksi Rp24,1 triliun dan volume 31,1 miliar saham.
  • Indeks LQ45 naik 0,09 persen ke 625, IDX30 menguat 0,21 persen ke 354, sedangkan mayoritas sektor seperti energi dan properti melemah.
  • Saham PT Ban JTrust Indonesia Tbk (BCI) melonjak 35 persen ke Rp135, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik 30,63 persen ke Rp145.

Kinerja indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG ditutup melemah 0,55 persen pada sesi terakhir perdagangan Rabu setelah 409 saham turun, 306 saham naik, dan 244 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat 31,1 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp24,1 triliun.

Di tengah pelemahan indeks utama, sejumlah indeks acuan lain bergerak bervariasi. Indeks LQ45 naik 0,09 persen ke 625, IDX30 menguat 0,21 persen ke 354, dan MNC36 bertambah 0,39 persen ke 277, sedangkan JII turun 0,27 persen ke 376.

Tekanan sektoral dan saham penguat utama

Mayoritas indeks sektoral berada di zona merah, dipimpin oleh energi, konsumer siklikal, properti, bahan baku, transportasi, industri, dan teknologi. Sektor yang masih mencatat penguatan adalah konsumer non-siklikal, keuangan, infrastruktur, dan kesehatan.

Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, PT Ban JTrust Indonesia Tbk (BCI) melonjak 35 persen ke Rp135, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik 30,63 persen ke Rp145, dan PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) menguat 28,83 persen ke Rp143. Pergerakan ini menunjukkan masih adanya minat selektif investor pada sejumlah emiten, meski pasar secara keseluruhan ditutup di wilayah negatif.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pergerakan IHSG pada sesi pertama perdagangan Rabu (17/6/2026), indeks berbalik melemah setelah sempat dibuka menguat dan ditutup sementara turun ke level 6.202 di tengah dominasi saham yang terkoreksi. Kami juga menyoroti tingginya aktivitas transaksi serta pergerakan saham-saham unggulan harian, dengan BCIC dan ESIP menguat tajam meski tekanan pasar secara luas masih terasa.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.