Indonesia pastikan cadangan pangan dan mitigasi El Nino hingga 2027
Pemerintah menyatakan stok pangan nasional dan sarana pertanian tetap siap saat risiko El Nino Godzilla membayangi produksi dalam negeri. Hingga Juni 2026, cadangan beras nasional disebut mencapai sekitar 5,2 juta ton, sementara pemerintah juga melanjutkan penguatan infrastruktur dan bantuan langsung bagi petani.
Sorotan
- Cadangan beras nasional hingga Juni 2026 mencapai 5,2 juta ton, dengan total ketersediaan sekitar 12,5 juta ton untuk menopang kebutuhan 10-11 bulan ke depan.
- Pemerintah membangun embung, irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, serta optimalisasi lahan rawa dan cetak sawah baru untuk mitigasi risiko El Nino hingga 2027.
- Bantuan pangan untuk petani mencapai Rp 3,2 triliun tahun ini mencakup 870.000 hektar lahan pada 2025-2027, termasuk Papua, guna menjaga ketahanan pangan nasional.
Cadangan beras dan langkah mitigasi pertanian
Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan cadangan beras nasional hingga Juni 2026 mencapai sekitar 5,2 juta ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional dalam beberapa bulan ke depan. Ia juga menyebut beras yang tersimpan di hotel, rumah, dan restoran mencapai sekitar 12,5 juta ton, sehingga total ketersediaan dinilai dapat menopang kebutuhan hingga sekitar 10 sampai 11 bulan ke depan.Di Istana, Jakarta, pada Kamis 18 Juni 2026, Amran menyatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai infrastruktur pertanian untuk menekan risiko El Nino Godzilla. Langkah itu mencakup pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan rawa agar frekuensi panen meningkat, serta kelanjutan pencetakan sawah baru.
Dukungan harga pangan dan bantuan untuk daerah
Di sektor peternakan, pemerintah menyatakan terus menjaga stabilitas harga telur melalui koordinasi dengan peternak dan Badan Gizi Nasional, termasuk mendorong peningkatan konsumsi telur dan ayam. Langkah itu diarahkan agar permintaan meningkat dan pergerakan harga tetap terjaga.Pemerintah juga mempercepat hilirisasi hortikultura untuk komoditas seperti kopi, kelapa, dan tebu, sambil melanjutkan penyaluran bantuan ke daerah. Amran mengatakan program untuk petani mencakup total luasan 870.000 hektar pada 2025, 2026, dan 2027, termasuk lahan di Papua, dengan bantuan tahun ini sebesar Rp 3,2 triliun setelah Rp 2 triliun pada tahun lalu, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan pendapatan masyarakat.
Stok pangan nasional yang dilaporkan aman hingga 10 bulan ke depan sempat kami ulas, dengan rincian stok beras sekitar 5,2 juta ton ditambah potensi standing crop 10–11 juta ton serta cadangan rumah tangga/hotel/restoran sekitar 12,5 juta ton. Dalam laporan itu, pemerintah juga menyoroti upaya menyeimbangkan pasar ayam dan telur melalui peningkatan konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis, sekaligus menilai risiko El Nino dapat dimitigasi berkat bantalan pasokan yang memadai.
Berita LPS Terbaru
- Forex
- Crypto