Ashutosh Sureka

Harga pangan nasional bergerak, bawang merah turun dan cabai rawit merah naik pada 20 Juni

Harga pangan nasional bergerak, bawang merah turun dan cabai rawit merah naik pada 20 Juni
Bawang turun, cabai naik

Pergerakan harga pangan nasional pada akhir pekan menunjukkan arah yang beragam di sejumlah komoditas utama. Bawang merah mencatat penurunan ke Rp53.650 per kilogram, sementara cabai rawit merah naik ke Rp76.300 per kilogram pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Sorotan

  • Bawang merah turun 3,25 persen menjadi Rp53.650 per kilogram, sementara bawang putih naik 1,89 persen menjadi Rp43.100 per kilogram per 20 Juni.
  • Cabai rawit merah naik 2,35 persen menjadi Rp76.300 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun 5,87 persen ke Rp57.700 per kilogram.
  • Daging sapi kualitas II naik 0,61 persen ke Rp140.500 per kilogram dan gula pasir premium naik 0,25 persen ke Rp20.300 per kilogram.

Pergerakan harga komoditas akhir pekan

Seperti dilaporkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia, perubahan harga pada Sabtu mencakup komoditas hortikultura, beras, daging, dan gula. Data tersebut menunjukkan bawang merah turun 3,25 persen menjadi Rp53.650 per kilogram, sedangkan bawang putih naik 1,89 persen menjadi Rp43.100 per kilogram.

Di kelompok beras, beras kualitas bawah I tetap di Rp14.650 per kilogram. Beras kualitas bawah II naik 0,60 persen menjadi Rp14.600 per kilogram, beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.300 per kilogram, beras kualitas medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.100 per kilogram, beras kualitas super I stagnan di Rp17.550 per kilogram, dan beras kualitas super II naik 0,59 persen menjadi Rp17.100 per kilogram.

Pada komoditas cabai, cabai merah besar turun 5,87 persen menjadi Rp57.700 per kilogram dan cabai merah keriting turun 1,16 persen menjadi Rp55.500 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau naik 1,95 persen menjadi Rp54.950 per kilogram dan cabai rawit merah naik 2,35 persen menjadi Rp76.300 per kilogram.

Dampak pada belanja rumah tangga dan pasar pangan

Pergerakan yang tidak seragam ini menandakan tekanan harga pangan masih terjadi berbeda-beda antar komoditas. Kenaikan pada cabai rawit merah, bawang putih, daging sapi, dan gula pasir premium berpotensi menjaga beban belanja konsumen, meski sebagian tekanan tertahan oleh turunnya bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting, dan daging ayam ras segar.

Untuk protein hewani, daging ayam ras segar turun 0,27 persen menjadi Rp37.100 per kilogram. Di sisi lain, daging sapi kualitas I naik 0,47 persen menjadi Rp149.300 per kilogram, daging sapi kualitas II naik 0,61 persen menjadi Rp140.500 per kilogram, dan gula pasir kualitas premium naik 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang aspirasi mahasiswa terkait BBM subsidi dan harga pangan, kami mengulas audiensi di DPR pada 19 Juni 2026 yang menyoroti risiko efek domino kelangkaan BBM bersubsidi terhadap harga kebutuhan pokok dan biaya hidup. Pimpinan DPR saat itu menyatakan akan meneruskan masukan tersebut ke pemerintah dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi serta daya beli masyarakat.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.