Erajaya tambah dan perpanjang fasilitas kredit BCA untuk modal kerja
PT Erajaya Swasembada Tbk memperpanjang sekaligus menambah fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk untuk memperkuat modal kerja dan mendukung transaksi berbasis valuta asing. Kesepakatan yang ditandatangani pada 19 Juni 2026 itu mencakup pembiayaan baru, perpanjangan pinjaman jumbo, serta lini lindung nilai bagi sejumlah entitas dalam grup Erajaya.
Sorotan
- BCA menambah fasilitas Time Loan 4 plafon Rp 300 miliar untuk Erajaya dan anak usaha dengan bunga 6,75% per tahun.
- BCA memperpanjang Time Loan 2 plafon Rp 1,55 triliun hingga 13 Mei 2029 dan Time Loan 3 Rp 1,5 triliun hingga Mei 2027 untuk grup Erajaya.
- Fasilitas Kredit Multi Facility plafon U.S. $175 juta dan Forex Forward Line U.S. $500 juta diperpanjang hingga Mei 2027 untuk menunjang modal kerja dan lindung nilai Erajaya.
Rincian fasilitas dan tenor pembiayaan
Kutipan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia yang dimuat KONTAN menyebutkan fasilitas tersebut diberikan kepada Erajaya Swasembada dan sejumlah entitas anak, termasuk PT Erafone Artha Retailindo, PT Teletama Artha Mandiri, PT Data Citra Mandiri, dan PT Nusa Abadi Sukses Artha.Dalam transaksi itu, BCA menambah fasilitas baru berupa Time Loan 4 dengan plafon Rp 300 miliar. Fasilitas ini dapat digunakan oleh Erajaya, Erafone Artha Retailindo, Data Citra Mandiri, dan Nusa Abadi Sukses Artha dengan suku bunga 6,75% per tahun.
BCA juga memperpanjang Time Loan 2 dengan plafon Rp 1,55 triliun yang khusus digunakan oleh Erajaya hingga 13 Mei 2029, dengan bunga 6,75% per tahun. Selain itu, Time Loan 3 senilai Rp 1,5 triliun diperpanjang hingga Mei 2027 untuk digunakan oleh Erajaya, Teletama Artha Mandiri, Data Citra Mandiri, dan Erafone Artha Retailindo.
Fasilitas Kredit Lokal dan Time Loan 1 turut diperpanjang hingga Mei 2027, dengan total plafon masing-masing lebih dari Rp 1,6 triliun dan Rp 3,4 triliun yang dialokasikan kepada sejumlah entitas dalam grup Erajaya.
Dukungan transaksi valas dan dampak bagi operasional
Untuk menopang aktivitas perdagangan dan transaksi internasional, BCA juga memperpanjang fasilitas Kredit Multi Facility dengan plafon U.S. $175 juta dan Rp 650 miliar. Fasilitas itu dapat digunakan oleh hampir seluruh entitas utama dalam grup Erajaya.Selain itu, tersedia fasilitas Forex Forward Line senilai U.S. $500 juta yang diperpanjang hingga Mei 2027 guna mendukung kebutuhan lindung nilai dan transaksi valuta asing. Manajemen Erajaya menyatakan seluruh fasilitas kredit tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja perseroan dan anak usaha, sekaligus menunjang kewajiban transaksi berbasis valuta asing.
Manajemen juga menegaskan perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit itu tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Erajaya Group. Langkah ini menunjukkan perusahaan tetap menjaga fleksibilitas pendanaan di tengah kebutuhan pembiayaan distribusi, ritel perangkat, dan transaksi lintas mata uang.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penyaluran kredit perbankan melalui skema channeling yang masih tinggi hingga April 2026, kami menyoroti catatan OJK bahwa nilainya mencapai Rp 108,67 triliun di tengah meningkatnya kehati-hatian bank. Kami juga mengulas pergeseran strategi industri yang makin selektif memilih mitra dan menekankan mitigasi risiko tata kelola, termasuk keputusan BCA menghentikan channeling lewat P2P lending/fintech sejak 31 Maret 2024.
Berita Quotex Terbaru
- Forex
- Crypto