Indonesia dan U.S. perkuat kerja sama perdagangan setelah pergantian KUAI di Jakarta
Pertemuan perpisahan pejabat diplomatik U.S. di Jakarta menegaskan kesinambungan agenda ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat di tengah transisi perwakilan kedutaan. Nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai 43,8 miliar dollar AS, naik hampir 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sorotan
- Total perdagangan Indonesia dan U.S. mencapai 43,8 miliar dollar AS pada 2025, naik hampir 14 persen dari tahun sebelumnya.
- Indonesia dan U.S. berkomitmen memperluas akses pasar dan menyelaraskan kebijakan perdagangan untuk memperkuat integrasi ekonomi di pasar global.
- Penggantian Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes U.S. di Jakarta diiringi harapan kelanjutan dan peningkatan kerja sama perdagangan bilateral.
Transisi perwakilan dan agenda dagang bilateral
Seperti dikutip dari ekon.go.id, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan perpisahan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar U.S. untuk Indonesia, Ambassador Peter M Haymond, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026. Kunjungan itu berlangsung pada akhir masa tugas Haymond, yang dalam pertemuan tersebut juga memperkenalkan KUAI Kedubes U.S. yang baru, Joy M Sakurai.Dalam masa penugasan Haymond, sejumlah inisiatif kerja sama kedua negara telah terlaksana dan dinilai memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan U.S. Airlangga dan Haymond juga menyepakati pentingnya melanjutkan upaya mempererat kerja sama, khususnya melalui peningkatan perdagangan antara kedua negara.
Pada akhir pertemuan, Airlangga menyampaikan apresiasi atas komunikasi yang inklusif serta hubungan kerja yang dinilai semakin baik antara kedua pihak. Ia menyatakan kerja sama yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut dan diperkuat.
Dampak bagi hubungan ekonomi Indonesia-U.S.
Penguatan hubungan bilateral itu tercermin pada kinerja perdagangan kedua negara yang terus meningkat. Pada 2025, total perdagangan Indonesia dan U.S. mencapai 43,8 miliar dollar AS, atau naik hampir 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Komitmen untuk memperluas akses pasar dan menyelaraskan kebijakan perdagangan menjadi fondasi utama dalam memperkokoh integrasi ekonomi kedua negara di pasar global. Pemerintah juga menilai hubungan kerja yang terjaga baik dapat menjadi pendorong bagi tercapainya kesepakatan penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga didampingi Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kesepahaman awal Iran dan U.S. yang masuk ke tahap negosiasi teknis 60 hari, kami menyoroti bahwa kerangka perjanjian tersebut masih rapuh dan berisiko terganggu faktor politik-keamanan. Kami juga mencatat pentingnya stabilitas Selat Hormuz bagi pasar energi dan rantai pasok, termasuk potensi dampaknya terhadap Indonesia melalui pergerakan harga minyak dan kelancaran pasokan.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto