BI catat transaksi QRIS Tap capai Rp 6,29 miliar hingga Mei 2026
Perluasan pembayaran digital berbasis contactless mendorong penggunaan QRIS Tap terus meningkat di Indonesia sejak layanan ini diluncurkan. Hingga Mei 2026, Bank Indonesia mencatat 634.498 transaksi dengan pertumbuhan volume 3,1% secara bulanan dan kenaikan nominal 5,1%.
Sorotan
- Transaksi QRIS Tap mencapai Rp 6,29 miliar hingga Mei 2026, dengan pertumbuhan positif didorong oleh implementasi contactless dan perluasan digital payment adoption.
- QRIS Tap telah menjangkau 25 provinsi pada lima moda transportasi utama Jabodetabek dan 3,2 juta merchant ritel menggunakan EDC maupun soundbox hingga saat ini.
- BI menargetkan 17 miliar transaksi QRIS nasional pada 2026, namun layanan QRIS Tap masih terkendala di perangkat iOS karena kebijakan Apple dan absennya Apple Pay di Indonesia.
Ekspansi penggunaan dan tantangan adopsi
Kepada Kontan.co.id, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS Tap terus menunjukkan pertumbuhan positif seiring perluasan implementasi dan meningkatnya adopsi pembayaran digital berbasis contactless.Ia menilai potensi pertumbuhan layanan ini masih sangat besar, meski adopsinya masih menghadapi sejumlah hambatan. Tantangan utama berasal dari kebiasaan pengguna yang masih mengandalkan metode pembayaran berbasis pemindaian QR code maupun kartu elektronik, serta kesiapan infrastruktur dan perangkat penerima pembayaran yang masih perlu diperluas.
Menurut Filianingsih, peningkatan awareness pengguna dibutuhkan untuk mendorong peralihan perilaku dari pembayaran berbasis scan atau kartu uang elektronik ke NFC. BI juga terus memperluas akseptasi dan meningkatkan pengalaman pengguna untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun ini.
Jangkauan merchant dan perluasan lintas platform
Implementasi QRIS Tap saat ini sudah menjangkau sektor transportasi dan ritel. Di transportasi, layanan tersebut mendukung fitur tap in-tap out maupun single tap, dan telah diterapkan di 25 provinsi pada lima moda utama di Jabodetabek, yakni KRL, Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek, serta di 28 layanan transportasi daerah lainnya.Di luar transportasi, QRIS Tap sudah dapat digunakan di hampir seluruh merchant ritel yang memakai mesin EDC dan soundbox, termasuk restoran, hotel, rumah sakit, area parkir, dan berbagai merchant lain. Filianingsih mengatakan lebih dari 3,2 juta merchant ritel kini sudah dapat menerima pembayaran menggunakan QRIS Tap.
BI memperkirakan tren penggunaan QRIS Tap terus meningkat sampai akhir 2026, didorong oleh penambahan merchant, perluasan moda transportasi, dan pengembangan use case baru seperti pembayaran parkir, retribusi daerah, dan layanan publik. Langkah ini menjadi bagian dari target QRIS nasional 2026, yakni 17 miliar transaksi, 45 juta merchant, 60 juta pengguna, serta implementasi QRIS lintas negara di delapan negara.
Di sisi lain, layanan ini masih belum tersedia bagi pengguna iPhone karena kebijakan Apple yang membatasi akses Near Field Communication untuk transaksi pembayaran hanya melalui Apple Pay. Filianingsih mengatakan Apple Pay juga belum dapat digunakan di Indonesia karena belum terdaftar sebagai penyedia jasa pembayaran maupun bekerja sama dengan penyedia jasa pembayaran berizin BI, sementara BI dan ASPI terus berkomunikasi dengan Apple agar implementasi QRIS Tap meluas ke seluruh platform, termasuk iOS.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang layanan tarik tunai gratis tanpa kartu ShopeePay lewat integrasi dengan jaringan ATM BCA, kami membahas upaya memperluas akses transaksi yang cepat dan fleksibel bagi pengguna. Ulasan tersebut menyoroti mekanisme penarikan melalui aplikasi dan ATM, dampaknya bagi inklusi serta ekosistem pembayaran digital, dan penguatan keamanan transaksi melalui fitur proteksi saldo.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto