Jasindo perkuat kemitraan manajemen risiko untuk dorong ketahanan bisnis

Jasindo perkuat kemitraan manajemen risiko untuk dorong ketahanan bisnis
Kemitraan risiko Jasindo

PT Asuransi Jasa Indonesia memperkuat pendekatan Risk Management Partnership untuk mengubah perannya dari penyedia polis menjadi mitra strategis pengelolaan risiko bagi nasabah korporasi. Langkah ini mencakup pendampingan identifikasi, mitigasi, dan pengelolaan risiko secara menyeluruh di berbagai sektor strategis nasional, seiring upaya perusahaan meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha.

Sorotan

  • Jasindo mengadopsi pendekatan manajemen risiko proaktif dengan mendampingi klien mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko untuk memperkuat ketahanan bisnis sektor riil.
  • Perusahaan mempercepat proses klaim bernilai besar melalui penguatan tim lintas fungsi, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta menjaga kesehatan portofolio dan kepuasan pelanggan.
  • Penguatan manajemen risiko dan tata kelola dianggap Jasindo sebagai modal strategis untuk mendukung konsolidasi BUMN asuransi yang diinisiasi Danantara Indonesia dan memperkuat ekosistem IFG.

Transformasi model layanan dan penguatan operasional

Seperti dilaporkan KONTAN, penguatan pendekatan ini disampaikan PT Asuransi Jasa Indonesia, atau Jasindo, sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang kian kompleks. Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan perusahaan kini mengambil pendekatan yang lebih proaktif, tidak hanya memberi perlindungan melalui polis tetapi juga mendampingi tertanggung dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko agar potensi kerugian dapat ditekan.

Pergeseran ini menempatkan fungsi asuransi tidak lagi sebatas pelindung aset, melainkan juga sebagai penguat ketahanan bisnis dan daya saing sektor riil. Jasindo menyatakan pendekatan tersebut telah berkontribusi pada pengembangan sektor industri, kelautan, manufaktur, infrastruktur, logistik, perdagangan dan distribusi, pariwisata, hingga transportasi.

Untuk memperkuat implementasinya, perusahaan juga melanjutkan transformasi operasional melalui peningkatan kualitas layanan dan penguatan tata kelola. Jasindo mempercepat proses klaim yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, termasuk dengan memperkuat tim taktis lintas fungsi untuk menangani klaim bernilai besar agar penyelesaian lebih efektif sekaligus menjaga kesehatan portofolio bisnis.

Dampak bagi sektor asuransi dan agenda konsolidasi BUMN

Komitmen itu juga tercermin dalam perlindungan yang diberikan Jasindo pada 2025 di sejumlah sektor strategis nasional, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Perusahaan menilai penguatan kapabilitas manajemen risiko menjadi modal penting untuk memperluas nilai tambah industri asuransi umum di Indonesia.

Di sisi tata kelola, Jasindo terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance dan manajemen risiko melalui penguatan pengendalian internal, pengawasan, serta penyempurnaan proses bisnis berbasis kehati-hatian. Perusahaan juga menindaklanjuti rekomendasi regulator dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Penguatan tersebut disebut menjadi modal strategis dalam mendukung konsolidasi BUMN asuransi yang diinisiasi Danantara Indonesia. Sebagai bagian dari IFG, Jasindo menyatakan terus memperkuat bisnis, layanan, dan kapabilitas manajemen risiko untuk mendukung ekosistem asuransi nasional yang lebih kuat dan kompetitif.

Penutupan sekitar 240 BUMN yang terus merugi sebelumnya kami bahas sebagai bagian dari penataan korporasi pelat merah untuk meningkatkan efisiensi dan memperbaiki tata kelola. Kebijakan ini disebut menekan beban keuangan negara—termasuk biaya remunerasi direksi/komisaris di entitas yang tidak produktif—serta menghasilkan penghematan anggaran hingga triliunan rupiah.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.