OJK dorong konsolidasi bank KBMI I untuk perkuat skala bisnis
Dorongan penguatan permodalan dan struktur industri mendorong sejumlah bank KBMI I menyiapkan langkah konsolidasi agar dapat meningkatkan daya saing. OJK menilai upaya ini penting untuk menghadapi digitalisasi, ketidakpastian ekonomi global, dan meningkatnya risiko siber sambil memperbesar skala ekonomi perbankan nasional.
Sorotan
- OJK sejak Oktober 2025 mendorong konsolidasi bank KBMI I untuk memperkuat fundamental dan skala bisnis sejalan mandat UU sektor keuangan.
- Bank KBMI I dengan pertumbuhan stagnan diarahkan konsolidasi secara anorganik melalui proses natural dan sukarela, tanpa identitas yang diungkap secara publik.
- OJK menyoroti kewajiban free float minimum 15% bagi emiten perbankan di Bursa Efek Indonesia, dapat dipenuhi lewat restrukturisasi kepemilikan atau penggabungan bank.
Rencana konsolidasi dan arah kebijakan OJK
KONTAN melaporkan OJK telah menyampaikan himbauan penguatan fundamental dan konsolidasi kepada bank-bank KBMI I sejak Oktober 2025, sejalan dengan mandat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Dalam himbauan itu, tiap bank diminta mengevaluasi kondisi bisnis, permodalan, kualitas aset, tata kelola, model bisnis, serta prospek jangka panjangnya.Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan penguatan bank KBMI I perlu ditempuh secara terarah dan prudent untuk memperkuat struktur dan ketahanan perbankan nasional. Ia menambahkan pendekatan anorganik melalui konsolidasi diperlukan terutama bagi bank yang pertumbuhan bisnisnya stagnan, namun kebijakan ini tidak bersifat memaksa dan tetap mengedepankan proses yang natural serta sukarela.
Menurut OJK, sudah ada beberapa bank yang berencana melakukan konsolidasi dan memperbesar skala bisnis, meski identitas dan bentuk aksi korporasinya belum diungkap. Setiap rencana akan dievaluasi secara case by case dengan mempertimbangkan kepatuhan regulasi, prinsip kehati-hatian, dan perlindungan nasabah.
Dampak bagi emiten perbankan dan industri nasional
Selain konsolidasi, OJK juga menyoroti kewajiban pemenuhan porsi saham publik minimum 15% bagi emiten perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, termasuk bank-bank KBMI I. Menurut Dian, ketentuan free float itu dapat dipenuhi melalui penyesuaian struktur kepemilikan saham maupun penggabungan dua atau lebih bank, selama tetap mengikuti aturan pasar modal yang berlaku.Regulator menyatakan akan terus mengevaluasi efektivitas program penguatan fundamental dan konsolidasi bank KBMI I secara berkala. OJK berharap langkah tersebut membentuk industri perbankan yang lebih kuat, efisien, inovatif, dan mampu memberi layanan yang lebih baik kepada masyarakat sambil menjaga stabilitas sistem keuangan.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang perampingan BUMN, pemerintah menargetkan pengurangan jumlah entitas dari lebih dari 1.000 menjadi 250 hingga 2028 melalui penutupan dan konsolidasi. Tujuannya adalah menekan biaya overhead dan beban manajemen—termasuk gaji direksi dan komisaris pada entitas yang tidak produktif—serta mendorong tata kelola yang lebih efisien dan transparan.
Berita OJK Terbaru
- Forex
- Crypto