QLola by BRI perluas fungsi pembayaran tagihan korporasi dalam satu platform
Digitalisasi pembayaran rutin menjadi fokus perusahaan yang ingin memangkas waktu administrasi dan menekan risiko kesalahan operasional. QLola by BRI menawarkan fitur Billing Payment yang menggabungkan pembayaran berbagai tagihan korporasi, dari Virtual Account hingga iuran BPJS, dalam satu platform terintegrasi.
Sorotan
- QLola by BRI meluncurkan fitur Billing Payment yang mengintegrasikan pembayaran Virtual Account, PLN, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu platform.
- Layanan ini menyediakan akses fleksibel dan sistem verifikasi, memungkinkan pembayaran korporasi lebih efisien, aman, serta terdokumentasi otomatis untuk mendukung audit dan pelaporan internal.
- Volume transaksi QLola by BRI mencapai Rp 2.141,37 triliun per Februari 2026, menandakan adopsi masif solusi digital pembayaran korporasi di Indonesia.
Fitur pembayaran terintegrasi untuk kebutuhan korporasi
KONTAN melaporkan, QLola by BRI menghadirkan fitur Billing Payment untuk membantu nasabah korporasi mengelola kewajiban pembayaran secara lebih praktis, aman, dan terdokumentasi. Layanan ini ditujukan untuk menyederhanakan proses yang sebelumnya kerap tersebar di berbagai kanal, sehingga perusahaan tidak perlu berpindah aplikasi saat membayar tagihan rutin.Melalui fitur tersebut, perusahaan dapat melakukan pembayaran Virtual Account, tagihan PLN, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu platform. BRI menempatkan kemudahan akses ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional bisnis dan memperkuat pengelolaan administrasi pembayaran perusahaan.
QLola by BRI juga menekankan fleksibilitas penggunaan, karena layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan operasional bisnis. Selain itu, setiap transaksi dilindungi sistem verifikasi untuk membantu menjaga keamanan proses pembayaran.
Dampak pada efisiensi administrasi dan kontrol kas
Setelah transaksi selesai, bukti pembayaran tercatat secara otomatis sehingga perusahaan lebih mudah melakukan rekonsiliasi keuangan, pelaporan internal, dan kebutuhan audit. Pencatatan otomatis ini mendukung administrasi yang lebih rapi dan terpusat bagi badan usaha yang harus menangani berbagai kewajiban pembayaran rutin.Bagi sektor korporasi di Indonesia, integrasi pembayaran dalam satu platform dapat membantu mempercepat proses kerja keuangan sekaligus meningkatkan kontrol terhadap arus kas. Dalam ringkasan yang menyertai publikasi ini, volume transaksi QLola by BRI tercatat mencapai Rp 2.141,37 triliun per Februari 2026, menunjukkan skala penggunaan layanan digital tersebut di segmen perusahaan.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang lonjakan transaksi pembayaran digital di Indonesia pada Mei 2026, kami menyoroti bagaimana pertumbuhan mobile dan internet banking mendorong bank-bank menata ulang model layanan mereka. Sejumlah bank mulai mengurangi jaringan kantor cabang, sementara sebagian lain mempertahankannya karena kebutuhan layanan di wilayah dengan literasi dan infrastruktur digital yang belum merata.
Berita Fintech Terbaru
- Forex
- Crypto