PNM siapkan dana internal untuk obligasi dan sukuk Rp 1,21 triliun yang jatuh tempo Juli 2026
Likuiditas PT Permodalan Nasional Madani menjadi sorotan menjelang jatuh tempo surat utang pada pertengahan Juli 2026. Pefindo menilai posisi kas dan setara kas perseroan sebesar Rp 3,3 triliun per akhir April 2026 memadai untuk memenuhi kewajiban obligasi dan sukuk tersebut.
Sorotan
- PNM akan melunasi surat utang Rp 1,21 triliun yang jatuh tempo 18 Juli 2026 menggunakan kas internal senilai Rp 3,3 triliun per April 2026.
- Surat utang terdiri dari Obligasi Berwawasan Sosial Orange Rp 220 miliar dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Rp 990 miliar, keduanya berperingkat idAAA.
- Likuiditas PNM dinilai memadai karena posisi kas melebihi kewajiban jatuh tempo, mendukung pembayaran utang dan menjaga profil pembayaran sektor pembiayaan.
Rincian surat utang dan rencana pelunasan
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, PT Pemeringkat Efek Indonesia, Pefindo, mengungkapkan surat utang PT Permodalan Nasional Madani, PNM, senilai Rp 1,21 triliun akan jatuh tempo pada 18 Juli 2026 dan perseroan berencana melunasi seluruh kewajiban itu menggunakan dana internal.Analis Pefindo Adrian Noer dan Hasnalia Hanifah menjelaskan instrumen yang jatuh tempo terdiri dari Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Seri A berperingkat idAAA senilai Rp 220 miliar, serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Seri A berperingkat idAAA(sy) senilai Rp 990 miliar.
Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Senin, 29 Juni 2026, keduanya menyatakan PNM menyiapkan pelunasan dengan dukungan kas internal. Posisi kas dan setara kas perseroan per akhir April 2026 tercatat Rp 3,3 triliun.
Dukungan likuiditas dan profil instrumen
Kedua instrumen tersebut mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025. Obligasi Seri A diterbitkan dengan tingkat bunga 6,25% per tahun, sementara Sukuk Mudharabah Seri A menawarkan indikasi tingkat nisbah setara 6,25% per tahun, dengan tenor masing-masing 370 hari sejak tanggal emisi.PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam penerbitan obligasi dan sukuk itu. Dengan kas dan setara kas yang jauh di atas nilai kewajiban jatuh tempo, kondisi likuiditas PNM dinilai memadai untuk mendukung pembayaran surat utang pada pertengahan Juli, sekaligus menjaga profil pembayaran di sektor pembiayaan.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana penerbitan Panda Bond, pemerintah Indonesia memperluas opsi pembiayaan ke pasar modal China sebagai bagian dari diversifikasi sumber pendanaan dan pengurangan ketergantungan pada obligasi global berbasis dolar AS. Kami juga menyoroti bahwa instrumen ini akan lebih mengacu pada pemeringkat domestik China serta adanya penyesuaian jadwal penerbitan ke akhir Juli 2026 sambil menyiapkan skema Local Currency Transaction (LCT).
Berita Debt Terbaru
- Forex
- Crypto