Polda Metro Jaya perketat pengamanan saat penggeledahan lanjutan di Jakarta Selatan
Pengamanan di Markas Polda Metro Jaya kembali diperketat pada Kamis malam, ketika puluhan anggota polisi bersenjata bersiaga di area sekitar kompleks. Langkah ini berlangsung saat kepolisian bersiap melakukan penggeledahan lanjutan di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan terkait penyidikan dugaan korupsi.
Sorotan
- Polda Metro Jaya memperketat pengamanan dan menutup akses masuk dari arah SCBD menjelang penggeledahan lanjutan di Jakarta Selatan pada Kamis malam.
- Penggeledahan oleh Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di 12 titik terkait dugaan korupsi batu bara yang melibatkan PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.
- Polisi sebelumnya menyita uang puluhan miliar rupiah dan 74 kilogram emas dari hasil penggeledahan terkait kasus tersebut.
Persiapan penggeledahan dan pengamanan markas
Seperti dilaporkan Kompas.com, Polda Metro Jaya kembali menyiapkan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan pada Kamis malam. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya penggeledahan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.Pantauan di lokasi sejak pukul 22.10 WIB menunjukkan sejumlah bus yang terparkir di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus mulai dinyalakan. Beberapa anggota kepolisian berpakaian sipil juga terlihat keluar dari gedung dan berdiskusi sebelum keberangkatan.
Pada saat yang sama, akses masuk ke kawasan Polda Metro Jaya dari arah SCBD ditutup. Pintu masuk dari Jalan Gatot Subroto hanya dibuka sebagian dan difungsikan sebagai jalur keluar kendaraan, sementara setiap pengunjung diperiksa identitasnya dan diminta membuka helm sebelum masuk.
Dampak pada penyidikan kasus korupsi
Pengetatan pengamanan ini menyusul rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik Kortas Tipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di 12 titik. Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi batu bara yang melibatkan PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.Dalam penggeledahan sebelumnya, polisi menyita uang puluhan miliar rupiah dan 74 kilogram emas. Sebelumnya pada Kamis pagi pengamanan di Mapolda Metro Jaya juga sempat diperketat, lalu dikendorkan pada siang hingga sore hari ketika personel bersenjata hanya terlihat berjaga di sekitar Gedung Ditreskrimsus.
Di depan gedung tersebut, terpasang tiga papan bunga berisi pesan dukungan kepada kepolisian. Pesan yang terlihat antara lain bertuliskan "Jangan Mundur. Rakyat Bersama Polri", "Presiden Prabowo Bersama Polri", dan "Bravo Polri, Rakyat Bersama Polri".
Dalam laporan kami sebelumnya tentang penggeledahan 12 lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi Asabri–Jiwasraya, kami menyoroti rangkaian tindakan penyidik di sejumlah titik di Jabodetabek, termasuk kafe de'Clan, serta temuan barang bukti. Artikel itu juga mengulas penyitaan uang tunai sekitar Rp 67 miliar, dokumen, ponsel, hingga brankas tersembunyi, dengan fokus pada penelusuran aliran dana dan aset yang diduga terkait korupsi, pencucian uang, dan suap. Konteks ini membantu memahami mengapa pengamanan dan aktivitas penggeledahan lanjutan di Mapolda Metro Jaya menjadi perhatian dalam perkembangan penyidikan terbaru.
Berita Israel Terbaru
- Forex
- Crypto