Pemerintah Indonesia pertahankan defisit APBN 2025 di bawah 3% seiring LKPP kembali raih opini WTP
Pengelolaan fiskal Indonesia pada 2025 kembali menonjol setelah laporan keuangan pemerintah pusat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Di saat yang sama, defisit APBN tercatat 2,81% terhadap PDB, menjaga posisi fiskal tetap di bawah batas 3% yang ditetapkan undang-undang.
Sorotan
- Pemerintah Indonesia menargetkan defisit APBN 2025 tetap di bawah 3% sambil meraih opini WTP atas LKPP 2025.
- Rasio utang pemerintah Indonesia pada 2025 diproyeksikan sebesar 40,54% terhadap PDB, jauh di bawah batas maksimal 60%.
- Strategi pengelolaan utang berbasis empat pilar—konsolidasi fiskal, optimalisasi penerimaan, spending better, dan aktif portofolio—ditegaskan untuk menjaga disiplin fiskal.
Kinerja fiskal 2025 dan tanggapan pemerintah
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa, 14 Juli 2026, bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat, LKPP, Tahun 2025 kembali meraih opini WTP. Menurut dia, capaian itu mencerminkan konsistensi pemerintah dalam menjaga kualitas pengelolaan APBN berdasarkan prinsip tata kelola yang baik.Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto