OJK perkirakan anggota bank modal inti tertinggi bertambah di Indonesia

OJK perkirakan anggota bank modal inti tertinggi bertambah di Indonesia
Bank KBMI 4 Bertambah

Otoritas Jasa Keuangan menyatakan pihaknya terus memantau sejumlah bank KBMI 3 yang berpeluang naik ke kelompok KBMI 4 pada 2026, ketika industri perbankan masih menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Pernyataan itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, di Jakarta pada 25 Maret 2026. Menurut OJK, penambahan bank di kelompok modal inti tertinggi dinilai penting untuk memperkuat keberlanjutan bank dan mendukung percepatan roda ekonomi nasional.

Sorotan

  • OJK mempertahankan target penambahan anggota KBMI 4 dan memperkirakan dua hingga tiga bank KBMI 3 naik kelas pada 2026.
  • Perpindahan bank ke KBMI 4 menandakan penguatan kapasitas perbankan dan memperluas ruang bisnis serta daya tahan operasional sektor keuangan.
  • Bertambahnya bank KBMI 4 meningkatkan kapasitas intermediasi, penyaluran pembiayaan ke sektor produktif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Target kenaikan kelas bank pada 2026

OJK tetap mempertahankan target penambahan anggota kelompok bank dengan modal inti atau KBMI 4 meski tekanan eksternal masih membayangi sektor keuangan. Dalam pemantauannya, otoritas melihat ada beberapa bank pada kategori KBMI 3 yang memiliki potensi kuat untuk masuk ke lapisan tertinggi perbankan nasional tahun ini. Dian Ediana Rae memperkirakan sekitar dua hingga tiga bank dapat naik kelas menjadi KBMI 4.

Kelompok KBMI 4 mencakup bank dengan modal inti terbesar di industri, sehingga perpindahan dari KBMI 3 menjadi sinyal penguatan kapasitas perbankan. Optimisme regulator juga menunjukkan bahwa agenda penguatan struktur permodalan belum berubah di tengah kondisi global yang tidak menentu. Bagi perbankan, pencapaian status ini dapat memperluas ruang bisnis sekaligus memperkuat daya tahan operasional.

Dampak bagi industri perbankan dan ekonomi nasional

OJK menilai kenaikan kelas bank bukan hanya soal ukuran modal, tetapi juga terkait keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Bank dengan modal inti yang lebih besar dinilai memiliki kemampuan lebih baik untuk memperluas pembiayaan, mengelola risiko, dan menopang pertumbuhan bisnis. Hal itu menjadi relevan ketika sektor keuangan harus menjaga stabilitas di tengah tantangan ekonomi global.

Dari sisi ekonomi nasional, bertambahnya bank di kelompok KBMI 4 dapat memperbesar kapasitas intermediasi industri perbankan. Dengan fondasi modal yang lebih kuat, bank diharapkan mampu mengakselerasi penyaluran pembiayaan ke sektor produktif. Prospek tersebut menempatkan penguatan permodalan sebagai salah satu elemen penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kami sebelumnya melaporkan target OJK untuk menambah anggota KBMI 4 pada 2026, dengan mencermati bank-bank KBMI 3 yang modal intinya mendekati ambang minimum Rp 70 triliun. Dalam laporan tersebut, OJK menilai kenaikan kelas dapat memperkuat keberlanjutan usaha bank sekaligus mendorong kapasitas pembiayaan bagi perekonomian.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.