Kementerian Keuangan tawarkan insentif pajak untuk reformasi pasar modal Indonesia

Kementerian Keuangan tawarkan insentif pajak untuk reformasi pasar modal Indonesia
Insentif pajak pasar modal

Pemerintah membuka peluang dukungan fiskal bagi pasar modal Indonesia di tengah dorongan reformasi integritas yang sedang dijalankan otoritas dan pelaku bursa. Insentif tersebut dikaitkan dengan keberhasilan program reformasi dalam memperkuat perkembangan pasar modal dan memenuhi penilaian lembaga rating internasional.

Sorotan

  • Kementerian Keuangan siap menawarkan insentif fiskal, termasuk keringanan pajak, jika reformasi pasar modal terbukti memberikan hasil signifikan bagi perkembangan pasar.
  • OJK menetapkan delapan aksi percepatan reformasi untuk integritas pasar, seperti kenaikan batas minimum free float, transparansi investor, dan keterbukaan informasi kepemilikan saham.
  • OJK bertemu MSCI dan lembaga rating global untuk memastikan agenda reformasi sesuai standar internasional demi memperkuat kredibilitas dan kepercayaan investor pada pasar modal Indonesia.

Agenda reformasi dan opsi insentif fiskal

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan siap memberikan insentif bagi pasar modal jika agenda reformasi yang berjalan membuahkan hasil yang baik. Pernyataan itu disampaikan di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Senin, 27/4/2026, saat ia mendorong Otoritas Jasa Keuangan, PT Bursa Efek Indonesia dan SRO untuk menyukseskan reformasi pasar modal.

Purbaya mengatakan insentif dapat dibahas apabila pelaksanaan program menunjukkan hasil memuaskan bagi perkembangan pasar modal. Menurut dia, keberhasilan reformasi juga sedang dinilai oleh lembaga rating dunia, sehingga hasil implementasinya menjadi faktor penting bagi kredibilitas pasar domestik.

OJK telah menetapkan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal. Kebijakan yang sudah diterapkan mencakup kenaikan batas minimum free float emiten, transparansi klasifikasi investor yang lebih rinci, serta penguatan keterbukaan informasi kepemilikan saham.

Dampak bagi kepercayaan investor dan ekosistem pasar

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan otoritas telah bertemu dengan MSCI dan sejumlah lembaga rating internasional di Amerika Serikat untuk menjelaskan agenda reformasi integritas pasar modal. OJK menilai langkah itu penting untuk menunjukkan bahwa program yang disusun selaras dengan standar global dan ditujukan untuk memperkuat kepercayaan investor.

Friderica menyatakan seluruh unsur yang masuk dalam program reformasi telah disampaikan kepada pihak internasional tersebut. Ia menambahkan besarnya basis investor ritel di Indonesia diyakini dapat menjadi penopang tambahan bagi penguatan pasar modal nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan sejumlah insentif telah disiapkan untuk diajukan kepada Kementerian Keuangan. Menurut dia, insentif fiskal seperti keringanan pajak saat ini dibutuhkan untuk mendukung pengembangan ekosistem pasar modal.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang target kontribusi pasar modal terhadap kebutuhan investasi nasional 2025–2029, kami menyoroti proyeksi kebutuhan investasi yang besar serta harapan agar pasar modal mengambil porsi pembiayaan yang kian penting di tengah keterbatasan kapasitas APBN. Kami juga mengulas delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal—termasuk kenaikan minimum free float, transparansi klasifikasi investor, dan penguatan keterbukaan kepemilikan saham—serta pertumbuhan jumlah investor yang dinilai dapat memperkuat pendalaman pasar.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.