AXA Insurance Indonesia luncurkan asuransi karya seni berstandar global di Indonesia
Meningkatnya minat kolektor terhadap karya seni dan benda koleksi bernilai tinggi di Indonesia mendorong kebutuhan perlindungan yang lebih khusus di tengah pasar seni nasional yang semakin aktif. Dalam konteks itu, AXA Insurance Indonesia bersama AXA XL meluncurkan Fine Art & Collections Insurance untuk kolektor, galeri, studio seniman, hingga museum.
Sorotan
- AXA Insurance Indonesia meluncurkan Fine Art & Collections Insurance dengan standar global, memberikan perlindungan komprehensif atas karya seni bernilai tinggi dan didaftarkan di OJK.
- Kolaborasi dengan AXA XL menghadirkan pengalaman lebih dari 60 tahun dalam asuransi seni, memperkuat proteksi aset dan warisan budaya melalui jaringan ahli global.
- Peluncuran produk ini memperluas segmen asuransi ke aset bernilai tinggi, memperkuat ekosistem seni, serta memenuhi kebutuhan manajemen risiko kolektor di pasar seni Indonesia yang semakin dinamis.
Peluncuran produk dan cakupan perlindungan
KONTAN melaporkan, AXA Insurance Indonesia memperkenalkan Fine Art & Collections Insurance sebagai solusi asuransi karya seni dengan standar global, sejalan dengan meningkatnya risiko yang dihadapi pemilik koleksi bernilai tinggi. Produk ini dirancang untuk memberi perlindungan komprehensif dengan penanganan klaim yang dipersonalisasi sesuai karakter, sensitivitas, dan nilai tiap karya.
Presiden Direktur AXA Insurance Indonesia Laurent Bourson mengatakan segmen karya seni dan aset bernilai tinggi membutuhkan perlindungan yang spesifik. Menurut dia, kolaborasi dengan AXA XL membawa standar global dalam manajemen risiko guna menjaga nilai koleksi secara berkelanjutan.
Perlindungan tersebut mencakup berbagai aset seperti lukisan, patung, seni visual, keramik, buku antik, perhiasan, jam tangan, tas mewah, hingga busana haute couture. Produk ini juga telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, OJK, dalam kategori asuransi barang seni dan perhiasan.
Dampak bagi ekosistem seni dan industri asuransi
Peluncuran produk ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang AXA Insurance untuk mendukung pertumbuhan ekosistem seni di Indonesia dan kawasan regional. Perseroan menilai kebutuhan manajemen risiko khusus semakin penting karena pasar seni rupa nasional kian dinamis, ditandai meningkatnya aktivitas pameran dan bertambahnya kolektor, termasuk dari kalangan generasi muda.Didukung AXA XL sebagai pemain global di asuransi spesialis, produk ini memanfaatkan pengalaman lebih dari 60 tahun dalam melindungi karya seni di berbagai negara. Chief Executive Officer Asia AXA XL Sylvie Gleises mengatakan kolaborasi itu membawa standar perlindungan internasional ke Indonesia, sekaligus memperkuat upaya menjaga nilai karya seni dan warisan budaya melalui jaringan ahli seni rupa global.
Bagi industri asuransi, langkah ini menunjukkan perluasan penawaran ke segmen aset bernilai tinggi yang membutuhkan penilaian risiko lebih presisi. Bagi pelaku seni, kehadiran produk khusus ini berpotensi memperkuat rasa aman dalam penyimpanan, pameran, dan pengelolaan koleksi yang unik serta tidak dapat digantikan.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang perpanjangan tenggat pelaporan keuangan audited berbasis PSAK 117, kami mengulas keputusan OJK yang menggeser batas penyampaian laporan tahun buku 2025 hingga 30 Juni 2026. Kami juga menyoroti bahwa relaksasi ini memberi ruang bagi perusahaan asuransi—terutama pemain kecil—untuk menuntaskan penyesuaian sistem, proses bisnis, dan kebutuhan SDM, sekaligus memenuhi kewajiban pelaporan terkait seperti pengkinian nilai aset dan laporan keberlanjutan.
Berita Ageas Terbaru
- Forex
- Crypto