Indonesia dorong diversifikasi rantai pasok di forum keamanan ekonomi Brussels
Tekanan geopolitik global yang kian kompleks mendorong seruan untuk membangun kembali arsitektur ekonomi internasional yang tetap terbuka, inklusif, dan tangguh. Dalam Brussels Economic Security Forum 2026 di Belgia, Indonesia menekankan bahwa penguatan ketahanan ekonomi lebih tepat ditempuh melalui diversifikasi dan kemitraan, bukan pemisahan ekonomi.
Sorotan
- Indonesia di Brussels Economic Security Forum 2026 menekankan pentingnya diversifikasi rantai pasok global dan menolak fragmentasi ekonomi untuk menjaga ketahanan ekonomi dunia.
- Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I 2026, inflasi terkendali, cadangan devisa kuat, dan surplus neraca perdagangan berlanjut lebih dari 70 bulan.
- Indonesia memperkuat posisi dalam rantai pasok global di sektor kendaraan listrik, baterai, mineral kritis, dan energi terbarukan sebagai bagian strategi ekonomi nasional.
Pesan Indonesia di forum Brussels
Seperti diberitakan ekon.go.id, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan arsitektur ekonomi internasional saat ini sedang mengalami perubahan dan perlu dibangun ulang agar manfaat keterbukaan tetap terjaga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi. Ia menyampaikan pandangan itu dalam Brussels Economic Security Forum 2026 di Brussel, Belgia, pada Jumat (05/06/2025).Airlangga mengatakan jawaban atas perubahan tersebut bukan terletak pada decoupling, melainkan pada diversification, serta bukan pada fragmentation, melainkan pada cooperation and partnerships. Forum tahunan yang diselenggarakan European Policy Centre itu menjadi salah satu ajang utama di Brussel untuk membahas keamanan ekonomi, ketahanan rantai pasok, perdagangan, investasi, teknologi, dan dinamika ekonomi global.
Dalam forum itu, Indonesia memaparkan pendekatan untuk memperkuat economic security dan ketahanan ekonomi nasional, sekaligus menyampaikan perkembangan kerja sama ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk proses penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement, IEU-CEPA. Airlangga juga menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama internasional, mendorong diversifikasi rantai pasok global, serta mencegah fragmentasi ekonomi yang berpotensi menahan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi dunia.
Dampak geopolitik dan posisi ekonomi Indonesia
Airlangga menjelaskan berbagai konflik global, termasuk di sekitar Selat Hormuz dan Laut Merah, menunjukkan bagaimana gangguan geopolitik dapat cepat memengaruhi rantai pasok, investasi, dan pertumbuhan ekonomi dunia. Menurut dia, tren itu memicu kenaikan biaya, menekan investasi, dan memperlambat pertumbuhan global, sehingga banyak negara menerapkan kebijakan industri, penyaringan investasi, dan pengendalian ekspor untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.Di tengah tekanan tersebut, Indonesia disebut mampu menjaga ketahanan ekonominya dengan pertumbuhan 5,61 persen secara tahunan pada triwulan I 2026, inflasi yang tetap terkendali, cadangan devisa yang kuat, serta surplus neraca perdagangan selama lebih dari 70 bulan berturut-turut. Pemerintah juga terus mempercepat transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengembangan manufaktur, transformasi digital, dan ekonomi hijau.
Indonesia pada saat yang sama terus memperkuat posisinya dalam rantai pasok global, termasuk di sektor kendaraan listrik, baterai, mineral kritis, dan energi terbarukan. Penekanan ini menempatkan keamanan ekonomi bukan hanya sebagai respons terhadap risiko global, tetapi juga sebagai bagian dari strategi memperluas peran Indonesia dalam jaringan industri dan perdagangan internasional.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pelemahan rupiah dan stabilitas perbankan, kami membahas bagaimana tekanan eksternal dan volatilitas global sempat menekan kurs, namun otoritas menilai fondasi ekonomi dan sektor keuangan tetap kuat. Sorotan utama saat itu adalah pentingnya sinergi kebijakan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK, dengan indikator seperti permodalan bank dan arus modal ke SBN yang masih mencerminkan terjaganya kepercayaan investor meski ketidakpastian meningkat.
Berita Hungary Terbaru
- Forex
- Crypto