Kementerian Pertanian dorong pemulihan harga sawit, telur, dan ayam di Indonesia
Pembahasan anggaran Kementerian Pertanian untuk 2027 di DPR RI juga menyoroti perkembangan harga komoditas yang mulai membaik di tingkat petani dan peternak. Sejumlah anggota Komisi IV menilai respons cepat pemerintah mulai mengangkat harga tandan buah segar sawit, telur ayam ras, dan ayam hidup setelah sempat tertekan.
Sorotan
- Kementerian Pertanian mencatat harga tandan buah segar kelapa sawit mulai naik setelah penanganan cepat direspons dalam rapat DPR per 10 Juni 2026.
- Harga telur ayam ras naik dari Rp21.000–Rp22.000 menjadi sekitar Rp23.000–Rp24.000 per kilogram, menandai pemulihan margin peternak.
- Harga ayam hidup yang sempat turun ke Rp12.000 per kilogram telah pulih ke kisaran Rp16.000 per kilogram, mendukung pendapatan sektor peternakan.
Sinyal pemulihan harga komoditas
Seperti disampaikan Kementerian Pertanian Indonesia, apresiasi itu muncul dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI di Jakarta pada 10 Juni 2026 yang membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pertanian Tahun 2027.Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengatakan langkah cepat Kementerian Pertanian dalam merespons persoalan harga tandan buah segar kelapa sawit mulai menunjukkan hasil di lapangan. Ia menyatakan harga TBS sawit kini mulai merangkak naik, dan menilai kehadiran pemerintah yang sigap penting untuk menjaga stabilitas usaha pertanian serta memberi kepastian bagi petani dan pekebun.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN, Herry Dermawan, juga menyampaikan penilaian serupa terhadap kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Menurut dia, perbaikan harga mulai terlihat tidak lama setelah persoalan sawit dibahas dalam rapat, dan hal itu mencerminkan respons pemerintah yang lebih cepat terhadap tekanan yang dihadapi pelaku usaha pertanian.
Dampak bagi peternak dan margin usaha
Di sektor peternakan, Herry menilai ketegasan kementerian juga terlihat dalam penanganan anjloknya harga telur dan ayam hidup yang sebelumnya dikeluhkan peternak. Ia mengatakan harga telur ayam ras yang sempat berada di kisaran Rp21.000 hingga Rp22.000 per kilogram kini mulai naik menjadi sekitar Rp23.000 per kilogram, bahkan di sejumlah daerah telah mencapai Rp24.000 per kilogram.Menurut Herry, harga ayam hidup yang sempat turun hingga Rp12.000 per kilogram kini telah pulih ke kisaran Rp16.000 per kilogram. Ia berharap harga telur dapat terus membaik hingga sekitar Rp26.000 per kilogram dan harga ayam hidup dapat mencapai Rp21.000 per kilogram pada pekan depan agar peternak kembali memperoleh margin usaha yang sehat.
Ia menambahkan bahwa kinerja pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari produksi, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan. Dalam pandangannya, penguatan pendapatan petani dan peternak menjadi faktor penting bagi keberlanjutan pembangunan pertanian nasional.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang Forum Menteri Pertanian BRICS 2026 di Indore, kami membahas deklarasi bersama yang mendorong penguatan ketahanan pangan serta perluasan kolaborasi inovasi, teknologi, dan perdagangan pertanian. Kami juga menyoroti peluang bagi Indonesia untuk mempercepat modernisasi pertanian lewat kerja sama riset, pertanian digital, akses pembiayaan, dan pembukaan pasar, termasuk melalui skema BRICS seperti BRICS Agricultural Research Platform dan BRICS AGRIN.
Berita AssetsFX Terbaru
- Forex
- Crypto