Kementerian Pertanian dorong pengawalan swasembada pangan dan penindakan mafia pangan

Kementerian Pertanian dorong pengawalan swasembada pangan dan penindakan mafia pangan
Swasembada & Antimafia Pangan

Pemerintah memperkuat agenda kedaulatan pangan nasional di tengah dorongan peningkatan produksi dan pengawasan atas distribusi pangan. Dalam forum Laskar Merah Putih di Jakarta, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan dukungan lintas elemen dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan.

Sorotan

  • Pemerintah mencatat stok beras mencapai 5,2 juta ton pada Juni 2026, tertinggi dalam sejarah Indonesia, berkat sinergi lintas sektor.
  • Nilai Tukar Petani naik ke 127,73 pada Mei 2026, level tertinggi dalam beberapa dekade, menandakan penguatan kesejahteraan petani.
  • Kementerian Pertanian menegaskan komitmen menindak praktik mafia pangan dan mengawal agenda kedaulatan pangan untuk mencapai swasembada nasional.

Agenda swasembada dan program peningkatan produksi

Seperti disampaikan Kementerian Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman mengajak anggota Laskar Merah Putih untuk mengawal agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga swasembada pangan dan kedaulatan pangan nasional. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Silaturahmi Nasional Laskar Merah Putih di Jakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026, ketika ia menekankan bahwa capaian sektor pertanian saat ini merupakan hasil kerja bersama berbagai elemen bangsa.

Ia menyatakan stok beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton, yang disebut sebagai level tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Menurut dia, capaian itu tidak berasal dari satu pihak saja, melainkan dari kontribusi petani, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pihak lain yang mendukung penguatan sektor pangan.

Menteri Pertanian juga memaparkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan produksi pangan, termasuk optimasi lahan, rehabilitasi irigasi, dan program cetak sawah di berbagai wilayah. Ia menambahkan pengembangan sawah tidak hanya dilakukan di Merauke, tetapi juga di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan daerah lain yang dinilai memiliki potensi besar bagi produksi nasional.

Dampak bagi petani dan arah kebijakan pangan

Amran mengatakan kesejahteraan petani menunjukkan tren positif, dengan Nilai Tukar Petani pada Mei 2026 tercatat 127,73, yang menurutnya menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Ia menilai perkembangan itu menunjukkan kebijakan penguatan sektor pangan yang dijalankan pemerintah berada di jalur yang tepat.

Di saat yang sama, ia mengakui pembenahan sektor pertanian menghadapi kritik dan gangguan dari pihak yang selama ini diuntungkan oleh ketergantungan impor. Ia menegaskan kritik yang konstruktif tetap diperlukan, tetapi pemerintah tidak akan mundur dari upaya membangun kemandirian pangan nasional.

Amran juga menegaskan komitmen untuk menindak praktik mafia pangan yang dinilai merugikan petani dan masyarakat. Ia menyebut agenda kedaulatan pangan harus terus dikawal oleh berbagai elemen masyarakat agar target Indonesia menjadi negara yang mandiri pangan dan memiliki kesejahteraan petani yang lebih baik dapat tercapai.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang perluasan program cetak sawah di Papua, kami membahas dukungan petani dan masyarakat adat terhadap pengembangan sawah, penyaluran alsintan, serta pendampingan pemerintah yang mendorong peralihan dari budidaya manual ke mekanisasi. Liputan itu juga menyoroti upaya diversifikasi komoditas lokal seperti sagu, kakao, kopi, dan ubi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah timur Indonesia.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.