Megawati tegaskan hubungan politik dengan Prabowo tidak ganggu persahabatan

Megawati tegaskan hubungan politik dengan Prabowo tidak ganggu persahabatan
Politik & persahabatan terjaga

Di tengah dinamika politik nasional, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dirinya tidak bermusuhan dengan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026), sambil menekankan bahwa hubungan pribadi dan sikap politik harus dipisahkan.

Sorotan

  • Megawati menegaskan persahabatannya dengan Prabowo tetap terjaga meski berbeda posisi politik dan meminta publik tidak mempercayai narasi konflik personal.
  • Megawati menyoroti harga cabai yang melonjak hingga Rp 180.000 per kilogram di kawasan timur Indonesia, menegaskan dampak ekonomi pada masyarakat.
  • Sebagai partai oposisi, PDI-P menyampaikan kritik terhadap pemerintah melalui Fraksi DPR, menekankan pentingnya etika politik dan mekanisme demokrasi.

Pernyataan di Blitar soal relasi politik

Seperti diberitakan Kompas.com, Megawati menyatakan persahabatannya dengan Prabowo telah terjalin lama dan tidak seharusnya dibenturkan dengan kontestasi politik. Ia mengatakan hubungan pertemanan tetap berbeda dari ruang politik, yang menurutnya harus dijalankan untuk demokratisasi.

Megawati juga meminta publik tidak mudah mempercayai anggapan bahwa dirinya berseberangan dengan Prabowo. Ia menyinggung kebersamaan mereka saat peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 sebagai bukti bahwa tidak ada persoalan pribadi di antara keduanya.

Dalam pidatonya, ia turut mengkritik pihak-pihak yang berusaha membangun narasi seolah dirinya melawan Prabowo. Menurut dia, pandangan seperti itu keliru karena hubungan personal dan posisi politik merupakan dua hal yang berbeda dan harus ditempatkan secara proporsional.

Sorotan pada harga pangan dan etika oposisi

Selain membahas relasi politik, Megawati menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok yang dirasakan masyarakat. Ia mengaku menerima laporan bahwa harga cabai di sejumlah daerah, terutama di kawasan timur Indonesia, telah mencapai Rp 180.000 per kilogram.

Meski memahami keluhan ekonomi yang muncul, Megawati menegaskan kritik terhadap kebijakan pemerintah perlu disampaikan melalui mekanisme yang berlaku. Ia mengatakan PDI-P saat ini berada di luar pemerintahan, sehingga penyampaian sikap dilakukan melalui DPR dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai bagian dari tata cara, etika, dan moral dalam kehidupan demokrasi.

Di luar isu ekonomi, Megawati juga menyinggung dinamika demokrasi di Indonesia. Pernyataannya menunjukkan upaya menjaga ruang kritik politik tetap berjalan tanpa mengaburkan hubungan pribadi dengan kepala negara.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pergerakan harga pangan di Jakarta pada 15 Juni 2026, kami menyoroti pelemahan sejumlah komoditas utama seperti cabai, beras, bawang putih, dan daging sapi dibanding hari sebelumnya. Kami juga mencatat bahwa tidak semua harga ikut turun karena beberapa kebutuhan lain—seperti ayam broiler, minyak goreng curah, gula pasir, dan garam—justru mengalami kenaikan, sehingga tekanan belanja rumah tangga masih bervariasi antar komoditas.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.