BGN siapkan penajaman sasaran MBG, penerima 2027 berpotensi turun 8 juta
Badan Gizi Nasional menyiapkan efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis pada 2027 dengan menajamkan sasaran penerima manfaat. Langkah ini berpotensi mengurangi sekitar 8 juta penerima dari pagu indikatif untuk 81,5 juta orang, tetapi pembahasan akhir anggaran dan cakupan program masih berlangsung.
Sorotan
- BGN memperoleh pagu indikatif 2027 sebesar Rp 270.201.499.678.000 untuk 81,5 juta penerima manfaat, namun target penerima sedang dievaluasi.
- Simulasi internal BGN menunjukkan jumlah penerima MBG 2027 berpotensi turun sekitar 8 juta orang demi intervensi gizi yang lebih tepat sasaran.
- BGN akan mengaudit dan menghentikan sementara operasional seluruh dapur MBG selama libur sekolah untuk pembenahan internal serta penguatan tata kelola program.
Rencana efisiensi dan evaluasi anggaran 2027
Seperti diberitakan Kompas.com, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan penajaman sasaran penerima manfaat dilakukan agar intervensi gizi pemerintah lebih tepat sasaran sekaligus menurunkan kebutuhan anggaran. Ia menyampaikan hal itu setelah rapat tertutup dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.Menurut Arumsari, BGN telah memperoleh pagu indikatif 2027 sebesar Rp 270.201.499.678.000 untuk melayani 81,5 juta penerima manfaat. Angka itu mengacu pada surat dari Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas, namun BGN masih mengevaluasi sasaran penerima manfaat sepanjang sisa pelaksanaan program pada 2026 sebelum menetapkan kebutuhan anggaran tahun depan.
Ia mengatakan sejumlah simulasi internal sudah dilakukan, meski angkanya belum dibahas secara final bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas. Salah satu simulasi menunjukkan jumlah penerima manfaat berpotensi berkurang sekitar 8 juta orang, tetapi BGN menegaskan esensi intervensi gizi pemerintah tidak dihilangkan.
Dampak pada pelaksanaan program dan tata kelola
BGN menyatakan penajaman sasaran itu juga berdampak pada penataan ulang pelaksanaan program MBG, termasuk dapur penyedia makanan. Namun, Arumsari menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kelompok penerima yang paling efektif untuk menerima intervensi gizi, sedangkan penyesuaian pada dapur menjadi konsekuensi lanjutan dari kebijakan tersebut.Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan kementerian lain menjadi dasar dalam menentukan kelompok sasaran yang dinilai paling tepat. BGN juga menyiapkan pembenahan internal yang mencakup tata kelola, sumber daya manusia, dan penguatan basis data untuk mendukung penyusunan kebijakan program.
Selain itu, momentum libur sekolah akan dimanfaatkan untuk menghentikan sementara operasional dan mengaudit seluruh dapur MBG. Langkah itu ditujukan agar pelaksanaan program lebih rapi dan lebih siap ketika tahun ajaran baru dimulai.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rapat tertutup Komisi IX DPR dengan Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai pagu indikatif anggaran 2027, kami menjelaskan bahwa angka yang dibahas masih bersifat rancangan awal dan belum mencerminkan kebutuhan final lembaga. Kami juga menyoroti rencana BGN menyusun ulang program, melakukan efisiensi, serta refocusing penerima manfaat, dengan target penyesuaian anggaran diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.
Berita Transportation Terbaru
- Forex
- Crypto