Tokio Marine nilai unitlink pasar uang dan pendapatan tetap lebih stabil hingga akhir 2026

Tokio Marine nilai unitlink pasar uang dan pendapatan tetap lebih stabil hingga akhir 2026
Unitlink stabil hingga 2026

Di tengah volatilitas pasar dan lingkungan suku bunga yang masih tinggi, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia melihat prospek kinerja unitlink tetap cukup positif sampai akhir 2026. Perusahaan menilai produk berbasis pasar uang dan pendapatan tetap memiliki peluang kinerja yang relatif lebih stabil, sementara unitlink saham masih menarik untuk jangka panjang meski lebih sensitif terhadap faktor eksternal.

Sorotan

  • Tokio Marine menilai unitlink berbasis pasar uang dan pendapatan tetap akan mencatat kinerja lebih stabil hingga akhir 2026 didukung imbal hasil kompetitif dan risiko terjaga.
  • Rata-rata return unitlink berbasis saham turun 8,76% year to date per Mei 2026, campuran turun 6,17%, pendapatan tetap turun 0,88%, hanya pasar uang naik 1,31%.
  • Lingkungan suku bunga tinggi meningkatkan daya tarik pasar uang dan pendapatan tetap, sementara kinerja saham dipengaruhi sentimen global dan investor cenderung lebih selektif.

Prospek unitlink dan pilihan produk 2026

Kepada KONTAN, Head of Investment PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Kornelis Pandu Wicaksono mengatakan unitlink berbasis pasar uang dan pendapatan tetap berpotensi mencatat kinerja yang lebih stabil sepanjang 2026. Menurut dia, prospek itu ditopang tingkat imbal hasil yang kompetitif serta karakteristik risiko yang lebih terjaga.

Ia menambahkan unitlink campuran dapat menjadi alternatif bagi nasabah yang mencari keseimbangan antara peluang pertumbuhan dan pengelolaan risiko. Sementara itu, unitlink berbasis saham dinilai tetap menjanjikan dalam jangka panjang sejalan dengan potensi pertumbuhan ekonomi dan fundamental emiten yang baik.

Namun, pergerakan unitlink saham dalam jangka pendek masih dipengaruhi arah kebijakan moneter global, perkembangan geopolitik, dan sentimen pasar. Dalam kondisi saat ini, investor juga disebut cenderung lebih selektif dalam menempatkan dana investasi mereka.

Kinerja terkini dan implikasi bagi investor

Lingkungan suku bunga yang lebih tinggi memberi tekanan terhadap pasar saham, tetapi pada saat yang sama meningkatkan daya tarik instrumen pasar uang dan pendapatan tetap yang umumnya memiliki fluktuasi lebih rendah. Karena itu, Tokio Marine menilai tidak ada satu jenis unitlink yang selalu menjadi pilihan terbaik di setiap kondisi pasar.

Perusahaan menekankan pemilihan produk perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan, jangka waktu investasi, dan profil risiko masing-masing nasabah agar strategi investasi lebih optimal.

Sebagai pembanding, data Infovesta secara year to date menunjukkan rata-rata return unitlink berbasis saham terkontraksi 8,76% per Mei 2026. Kinerja unitlink campuran juga turun 6,17%, sedangkan unitlink pendapatan tetap terkontraksi 0,88%; hanya unitlink berbasis pasar uang yang membukukan return positif 1,31% per Mei 2026.

Sebelumnya, kami menyoroti peluncuran reksadana berbasis USD oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang dapat diakses melalui BRImo dan jaringan kantornya. BRI menghadirkan tiga produk—Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund—untuk memberi nasabah paparan ke tema pertumbuhan global serta obligasi pemerintah USD, sekaligus memperluas opsi diversifikasi portofolio lewat ekosistem digital.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.