Avrist Assurance perluas distribusi asuransi digital lewat lima kemitraan lintas sektor
Di tengah dorongan perluasan akses proteksi yang lebih fleksibel, PT Avrist Assurance menjalin kolaborasi strategis dengan lima mitra dari berbagai sektor untuk memperluas pemasaran produk asuransi berbasis digital. Langkah ini mencakup kanal dari insurtech, makanan dan minuman, hingga komunitas olahraga dan hobi, seiring upaya perusahaan menyesuaikan distribusi dengan gaya hidup modern dan aktif.
Sorotan
- Avrist Assurance mengumumkan kolaborasi strategis dengan lima mitra lintas sektor pada 18 Juni 2026 untuk memperluas distribusi asuransi digital.
- Kolaborasi melibatkan Friendsuretech, Teman Pialang Asuransi, Kopi Daong Hutan Pinus Bogor, Hambalang Paragliding, OpenRank, dan West Brothers guna memperkuat saluran distribusi digital.
- Produk Avrist Active Shield menawarkan perlindungan kecelakaan dengan fleksibilitas jangka waktu, mendukung penetrasi dan inklusi asuransi di berbagai segmen pasar Indonesia.
Strategi kemitraan dan perluasan kanal distribusi
KONTAN melaporkan, Avrist Assurance menggandeng Friendsuretech & Teman Pialang Asuransi, Kopi Daong Hutan Pinus Bogor, Hambalang Paragliding, serta komunitas OpenRank dan West Brothers dalam kolaborasi strategis yang diumumkan pada Kamis, 18 Juni 2026.
Direktur Bisnis Avrist Assurance, Aldi Rinaldi, mengatakan ketangkasan dalam merespons perubahan zaman yang dinamis menjadi kunci untuk terus tumbuh berkelanjutan. Menurut dia, kolaborasi menjadi salah satu motor penggerak utama agar perusahaan tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Chief of Distribution Officer Avrist Assurance, Fakhrul Razy, menambahkan ekosistem kemitraan memegang peran penting dalam strategi distribusi perusahaan. Ia menilai keunikan masing-masing mitra, mulai dari insurtech, industri makanan dan minuman, hingga komunitas olahraga ekstrem dan hobi, membuka peluang untuk memperkuat saluran distribusi digital dan memudahkan akses perlindungan yang sesuai dengan aktivitas sehari-hari.
Dampak bagi penetrasi produk dan industri asuransi
Kolaborasi tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Avrist Active Shield, produk asuransi kecelakaan diri yang menawarkan proses perlindungan yang mudah dan instan. Produk ini memberi fleksibilitas masa perlindungan, dari harian, bulanan, hingga tahunan, serta menyediakan pilihan Plan Sport untuk mendukung berbagai aktivitas dan hobi.Melalui model distribusi yang terhubung dengan mitra lintas sektor, Avrist Assurance berupaya memperluas jangkauan pasar sekaligus mendorong akses asuransi yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen. Bagi industri asuransi Indonesia, pendekatan ini menunjukkan fokus yang semakin kuat pada distribusi digital dan kemitraan ekosistem untuk mendorong inklusi proteksi.
Perkembangan premi industri asuransi umum Indonesia pada kuartal I-2026 menjadi sorotan dalam artikel kami sebelumnya, saat pendapatan premi tercatat Rp 31,11 triliun atau naik 1,92% YoY, dengan properti dan kendaraan bermotor sebagai kontributor utama. Namun, kenaikan klaim yang lebih cepat ke Rp 12,92 triliun membuat perusahaan dituntut memperkuat permodalan, kualitas underwriting, dan pengelolaan risiko agar profitabilitas tetap terjaga.
Berita LPS Terbaru
- Forex
- Crypto