TNI AL hadapi tantangan operasi dan anggaran atas hibah kapal induk Italia
Rencana pengoperasian kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi membawa kebutuhan baru bagi TNI Angkatan Laut, dari kesiapan personel hingga perencanaan umur pakai aset. Isu itu muncul ketika Indonesia bersiap menerima hibah kapal induk dari Italia dan mulai menata tahapan pelatihan awak serta dukungan logistiknya.
Sorotan
- TNI AL menghadapi tantangan pelatihan awak dan evaluasi biaya operasional dalam menerima kapal induk hibah Giuseppe Garibaldi dari Italia.
- Sebanyak 100 prajurit TNI AL dijadwalkan berangkat ke Italia pada 10 Juli 2026 untuk mengikuti pelatihan dan penjemputan kapal induk tersebut.
- Pengoperasian kapal induk memerlukan kajian anggaran TNI AL dan berpotensi memperluas kebutuhan pelatihan, pemeliharaan, serta dukungan keuangan jangka menengah.
Kesiapan awak dan evaluasi biaya operasi
Seperti dilaporkan Kompas.com, mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi mengatakan tantangan utama saat TNI AL menerima alutsista besar seperti kapal induk adalah pelatihan awak. Ia menilai sistem di kapal juga perlu dipelajari dengan jelas, termasuk kecukupan waktu untuk menjalankan pelatihan tersebut.Ade juga menyoroti konsekuensi logistik dan finansial dari pengoperasian kapal induk bekas yang direfurbish dan ditingkatkan kemampuannya. Menurut dia, TNI AL perlu mengkaji berapa lama kapal itu akan dioperasikan, misalnya hingga 10 tahun, karena keputusan tersebut berkaitan langsung dengan struktur biaya dan kebutuhan anggaran angkatan laut.
Ia menambahkan evaluasi perlu mencakup apakah operasi kapal induk akan dibiayai dari anggaran TNI AL yang sudah ada atau memerlukan tambahan dana. Menurut dia, penambahan anggaran akan membantu, tetapi kajian menyeluruh tetap diperlukan sebelum kapal digunakan dalam lingkungan operasional TNI AL.
Persiapan penjemputan dan implikasi bagi armada
Di tengah pembahasan itu, TNI AL sedang menyiapkan awak untuk Giuseppe Garibaldi, kapal induk hibah dari Pemerintah Italia. TNI AL juga dijadwalkan mengirim 100 prajurit pengawak pendahulu ke Italia pada bulan depan untuk menjemput kapal tersebut.Prajurit itu dijadwalkan berangkat pada 10 Juli 2026 untuk mempelajari pengoperasian Giuseppe Garibaldi sebelum kapal dihibahkan kepada Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa fase transisi tidak hanya mencakup penerimaan aset, tetapi juga transfer pengetahuan operasional yang akan menentukan kesiapan armada ke depan.
Di sisi lain, muncul usulan agar kapal induk itu kelak memakai nama Mahapatih Majapahit Gadjah Mada atau Panglima Besar Jenderal Soedirman setelah resmi diakuisisi pemerintah. Bagi sektor pertahanan, pengoperasian kapal induk akan memperluas kebutuhan pelatihan, pemeliharaan, dan dukungan anggaran jangka menengah di lingkungan TNI AL.
Persetujuan pagu anggaran tujuh kementerian koordinator dalam RAPBN 2027 menjadi penanda dimulainya pembahasan belanja pemerintah di DPR untuk fungsi koordinasi lintas sektor. Dalam laporan kami sebelumnya, peluncuran fitur Perdana di Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) juga kami soroti sebagai upaya Kementerian Keuangan memperketat pemantauan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) melalui pemetaan kebutuhan pendanaan dan prioritas pembangunan sejak tahap perencanaan.
- Forex
- Crypto