OJK respons catatan MSCI saat status pasar modal Indonesia tetap emerging market
Evaluasi terbaru MSCI menempatkan pasar modal Indonesia tetap dalam klasifikasi emerging market di tengah penilaian atas kualitas tata kelola dan struktur perdagangan. Dua area yang masih menjadi perhatian mencakup transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading, yang disebut OJK akan ditindaklanjuti bersama para pemangku kepentingan.
Sorotan
- MSCI mempertahankan status pasar modal Indonesia sebagai emerging market namun memberikan dua catatan terkait transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading.
- OJK menegaskan akan menindaklanjuti catatan MSCI dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk memperbaiki area-area yang masih menjadi perhatian.
- Keputusan MSCI mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional dan pengakuan atas kemajuan reformasi pasar modal Indonesia.
Catatan MSCI dan tindak lanjut OJK
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, MSCI memberikan dua catatan untuk pasar modal Indonesia meski klasifikasi pasar tetap dipertahankan sebagai emerging market. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan catatan terkait transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading itu merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif.Friderica menyatakan OJK juga mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Menurut dia, area yang masih menjadi perhatian akan ditindaklanjuti bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Implikasi bagi kepercayaan investor dan pasar domestik
OJK menilai keputusan MSCI yang masih mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional, stabilitas sektor jasa keuangan, serta reformasi yang terus dilakukan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia.Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan pengakuan atas agenda reformasi menjadi modal penting bagi pasar modal domestik untuk terus tumbuh dengan fondasi transparansi, integritas, dan tata kelola yang semakin kuat. Ia menambahkan MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market, tetapi juga mengakui bahwa berbagai langkah reformasi yang telah dan sedang dijalankan berada pada arah yang tepat.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang tinjauan klasifikasi pasar MSCI 2026, kami membahas keputusan MSCI yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori emerging market sekaligus menekankan perlunya percepatan reformasi pasar modal. Artikel itu juga menyoroti bahwa MSCI masih memantau implementasi perbaikan—terutama transparansi kepemilikan saham, free float, dan pengawasan aktivitas perdagangan—karena kemajuan yang tidak kredibel dapat memengaruhi persepsi investor dan posisi Indonesia di klasifikasi pasar global.
Berita OJK Terbaru
- Forex
- Crypto