Otorita IKN percepat pembangunan tahap II untuk target ibu kota politik 2028
Pemerintah mempercepat pembangunan fisik tahap II di Nusantara agar kawasan itu berfungsi sebagai ibu kota politik pada 2028. Langkah ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 dan mencakup proyek yang dibiayai APBN, investasi swasta, serta skema KPBU.
Sorotan
- Otorita IKN mempercepat pembangunan tahap II dengan monitoring berkala untuk memastikan target ibu kota politik tercapai pada 2028.
- Dari 40 paket APBN yang dikelola Otorita IKN, sembilan paket selesai 2025, 15 konstruksi, dan 16 persiapan lelang, termasuk layanan dasar perkotaan.
- Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan 78 dari 90 paket pekerjaan, termasuk proyek strategis Jalan Tol IKN dan Duplikasi Jembatan Pulau Balang.
Target pembangunan dan progres proyek 2028
Sebagaimana diberitakan Okezone Economy Indonesia, percepatan ini disertai monitoring dan evaluasi berkala terhadap seluruh proyek untuk menjaga pencapaian target yang telah ditetapkan pemerintah. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan dipercepat dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan lingkungan.Basuki menyatakan target 2028 tetap menjadi pegangan, dengan tiga pilar pembangunan IKN yang terus dijaga, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek harus tetap memastikan kawasan dibangun secara aman dan nyaman.
Cakupan paket kerja dan dampak bagi layanan dasar
Dari sisi APBN yang dikelola Otorita IKN, terdapat 40 paket pekerjaan fisik, dengan sembilan paket telah rampung pada 2025, 15 paket masih dalam tahap konstruksi, dan 16 paket memasuki tahap persiapan lelang. Proyek yang berjalan meliputi pembangunan gedung kawasan legislatif dan yudikatif, jaringan jalan, embung, kolam retensi, serta jaringan perpipaan air minum untuk mendukung layanan dasar perkotaan.Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menangani 90 paket pekerjaan, dengan 78 paket telah selesai dan 12 paket masih dalam proses konstruksi. Proyek strategis yang sedang dikerjakan mencakup Jalan Tol IKN, Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek, serta berbagai ruas jalan pendukung yang menjadi bagian penting bagi konektivitas kawasan.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang groundbreaking proyek LNG Abadi Blok Masela di Maluku, kami menyoroti dimulainya kembali pengembangan yang sempat tertunda lama sebagai penanda masuknya proyek ke tahap pembangunan. Artikel tersebut juga memaparkan skala investasi, statusnya sebagai Proyek Strategis Nasional, serta target konstruksi dan produksi yang diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional.
Berita LPS Terbaru
- Forex
- Crypto