Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 16 Juli 2026, menunjukkan penguatan indeks acuan pada penutupan sesi pertama. Kenaikan ini berlangsung di tengah aktivitas transaksi yang mencapai 15,5 miliar lembar saham dan frekuensi 1,4 juta kali.
Sorotan
- IHSG ditutup naik 22,49 poin atau 0,37 persen ke 6.064 pada sesi I perdagangan Kamis, 16 Juli 2026.
- Nilai transaksi mencapai Rp7,5 triliun dengan volume 15,5 miliar lembar saham dan frekuensi 1,4 juta kali transaksi.
- Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 1,39 persen sementara sektor industri turun 1,07 persen, mendorong dominasi penguatan sektoral.
Kinerja indeks dan aktivitas perdagangan sesi pertama
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 22,49 poin atau 0,37 persen ke level 6.064 pada sesi pertama perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,5 triliun, dengan volume 15,5 miliar lembar saham dan frekuensi 1,4 juta kali transaksi.Kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp10,5 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 339 saham menguat, 267 emiten melemah, dan 359 saham bergerak stagnan.
Penguatan sektoral menopang pergerakan pasar
Mayoritas sektor berada di zona hijau pada sesi pertama. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan penguatan 1,39 persen, diikuti sektor properti 1,03 persen, infrastruktur 0,76 persen, dan keuangan 0,59 persen.Sektor energi naik 0,34 persen, transportasi 0,25 persen, kesehatan 0,20 persen, sektor siklikal 0,13 persen, dan non siklikal 0,06 persen. Di sisi lain, sektor industri turun 1,07 persen dan sektor teknologi melemah tipis 0,01 persen, menunjukkan penguatan IHSG tetap ditopang oleh sebaran kenaikan yang lebih luas di sebagian besar sektor.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pembukaan perdagangan IHSG pada Kamis, 16 Juli 2026, indeks menguat 0,33% ke level 6.061 satu menit setelah pasar dibuka, diiringi dominasi saham yang naik serta nilai transaksi awal Rp488 miliar. Ulasan tersebut juga mencatat penguatan sejumlah indeks acuan lain dan menyoroti sektor serta saham penggerak—termasuk daftar top gainers dan top losers—yang membentuk sentimen di awal sesi.
Berita Real Estate Terbaru
- Forex
- Crypto