PLN kembali menawarkan diskon 50% untuk layanan tambah daya listrik hingga 27 Juli 2026 bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di seluruh golongan tarif tertentu. Program ini berlaku untuk pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya maksimal sampai 7.700 VA.
Sorotan
- PLN memperpanjang diskon tambah daya 50% untuk pelanggan rumah tangga hingga 27 Juli 2026 dengan syarat minimal satu transaksi di PLN Mobile.
- Biaya tambah daya dari 1.300 VA ke 7.700 VA kini Rp3.100.800, lebih hemat 50% dari tarif normal Rp6.201.600.
- Program ini memperluas akses pelanggan terhadap peningkatan kapasitas listrik dan mendorong konsumsi listrik domestik dan produktivitas skala kecil.
Skema promo dan syarat pelanggan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, program ini ditujukan untuk membantu rumah tangga meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya lebih rendah di tengah kebutuhan belajar anak dan aktivitas produktif di rumah. Direktur Retail dan Niaga PLN, M Fahrur Rozy, mengatakan perusahaan ingin memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan tambah daya dengan biaya yang lebih ringan.Pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token untuk pengguna prabayar atau pembayaran tagihan listrik untuk pelanggan pascabayar melalui aplikasi PLN Mobile selama periode promo berlangsung. Setelah transaksi berhasil, e-voucher diskon tambah daya diterima melalui fitur Reward di PLN Mobile atau dikirim ke alamat email yang terdaftar.
Dampak penghematan bagi pelanggan rumah tangga
PLN menyebut potongan harga ini membuat biaya tambah daya menjadi jauh lebih terjangkau bagi pelanggan yang membutuhkan kapasitas lebih besar. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800, lebih hemat 50% dibandingkan biaya normal Rp6.201.600.Program ini memperluas akses pelanggan rumah tangga terhadap penambahan daya tanpa menanggung biaya penuh, sekaligus berpotensi mendorong pemakaian listrik yang lebih optimal untuk kebutuhan domestik dan kegiatan produktif skala kecil.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang usulan diskon tarif listrik 50 persen pada semester II-2026, Kadin menilai pemotongan tarif dapat membantu menjaga daya beli rumah tangga hingga akhir 2026. Usulan itu juga dibarengi dorongan memperbesar penyaluran bantuan sosial pada kuartal III dan IV sebagai paket stimulus konsumsi saat pemerintah menjalankan konsolidasi fiskal.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto