Unitlink campuran catat rata-rata return negatif, AIA Financial pimpin perolehan tertinggi per Agustus 2026

Unitlink campuran catat rata-rata return negatif, AIA Financial pimpin perolehan tertinggi per Agustus 2026
Unitlink campuran tertekan

Kinerja produk unitlink campuran masih tertekan hingga Agustus 2026, dengan rata-rata imbal hasil year to date turun 4,37% berdasarkan data pasar terbaru. Di tengah pelemahan rata-rata tersebut, sejumlah produk berbasis dolar AS dan multi-aset tetap membukukan return positif tertinggi di segmen ini.

Sorotan

  • USD Advanced Adventurous Fund milik PT AIA Financial mencatat return tertinggi 10,40% per Agustus 2026 di antara unitlink campuran.
  • Return rata-rata unitlink campuran mengalami kontraksi, sementara unitlink pasar uang mencatat return year to date positif 2,26% per Agustus 2026.
  • Unitlink berbasis saham mengalami kontraksi terdalam dengan penurunan 5,11% per Agustus 2026, sedangkan unitlink pendapatan tetap turun 0,56% per Juli 2026.

Peringkat produk dan kinerja Agustus 2026

Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, data Infovesta menunjukkan 10 produk unitlink campuran mencatat return tertinggi per Agustus 2026, di tengah kontraksi rata-rata kinerja kategori tersebut.

Posisi pertama ditempati USD Advanced Adventurous Fund milik PT AIA Financial dengan return 10,40% per Agustus 2026. Peringkat kedua diisi PRUlink US Dollar Multi Asset Income Fund milik PT Prudential Life Assurance, Prudential Indonesia, dengan return 9,80%, disusul Panin MUL USD Moderate Fund milik PT Panin Dai-ichi Life di posisi ketiga dengan return 7,44%.

Produk USD Advanced Balanced Fund milik PT AIA Financial berada di posisi keempat dengan imbal hasil 6,09%, sama dengan USD Prime Multi Asset Income Fund milik perusahaan yang sama di posisi kelima. Posisi keenam ditempati New Carlink Pro Mixed milik PT AJ Central Asia Raya, CAR Life Insurance, dengan return 5,11%.

Pada urutan berikutnya, Simas Balanced Primer Fund milik PT Asuransi Simas Jiwa mencatat return 4,97%, diikuti Carlink Pro Ultimate Balance milik PT AJ Central Asia Raya dengan 3,64%. Protected Money Rupiah milik PT AXA Mandiri Financial Services membukukan return 3,53%, sementara Excellink Dynamic Dollar Fund II milik PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk menutup daftar 10 besar dengan return 3,22% per Agustus 2026.

Prospek segmen unitlink dan perbandingan kategori

Unitlink campuran merupakan produk asuransi yang menggabungkan perlindungan jiwa dengan penempatan dana investasi pada beberapa instrumen, seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Struktur multi-aset ini membuat kinerjanya sangat dipengaruhi pergerakan masing-masing kelas aset dalam periode berjalan.

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana memperkirakan unitlink pasar uang masih menjadi jenis yang paling stabil hingga akhir tahun. Ia mengatakan per Agustus 2026, return year to date unitlink pasar uang masih positif 2,26% dan hampir seluruh dananya mencatatkan kinerja positif.

Dibandingkan kategori lain, unitlink berbasis saham mencatat kontraksi terdalam dengan penurunan 5,11% per Agustus 2026. Sementara itu, unitlink pendapatan tetap membukukan return terkontraksi 0,56% per Juli 2026, sedangkan unitlink pasar uang masih menghasilkan rata-rata return 2,26%.

Aturan penyeragaman nama subdana PAYDI dalam rancangan POJK OJK sebelumnya kami bahas sebagai upaya agar strategi investasi unitlink lebih transparan dan mudah dipahami konsumen, sekaligus menekan risiko mis-selling. Dalam rancangan tersebut, OJK juga mengusulkan penguatan modal inti minimum bagi perusahaan yang memasarkan PAYDI—naik bertahap menjadi Rp500 miliar hingga 31 Desember 2028 dan Rp1 triliun setelahnya—untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko produk yang kompleks ini.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.